LombokPost - Lagu Roman Picisan karya Ahmad Dhani masih jadi salah satu lagu paling ikonik yang pernah diluncurkan Dewa 19.
Lirik puitis, aransemen melankolis, serta nuansa pop-rock khas menjadikan lagu ini abadi dalam ingatan penggemar musik Indonesia.
Namun siapa sangka, di balik kemegahan lagu Roman Picisan, terdapat kesalahan lirik yang baru-baru ini diungkap sendiri oleh Ahmad Dhani.
Dalam wawancaranya bersama Soleh Solihun, pentolan Dewa 19 itu menyebut ada bagian lirik yang seharusnya berbeda dari yang dinyanyikan Once Mekel.
“Salah ini. Harusnya malam seribu bulan, bukan seribu bintang. Once ini kayaknya yang salah,” ujar Dhani, dalam nada bercanda namun serius.
Lagu Roman Picisan memang lahir dari perenungan mendalam Ahmad Dhani saat masih berusia 26 tahun.
Ia mengaku mendapatkan inspirasi dari buku-buku sastra dan kamus yang sering ia baca. Judul Roman Picisan sendiri, diambil dari novel klasik karya Eddy D Iskandar.
“Jadi aku dulu suka kumpulin kalimat-kalimat bagus. Pas buka-buka kamus, nemu istilah Roman Picisan. Pas banget buat jadi judul,” ungkap Dhani.
Kesalahan Lirik Roman Picisan: Seribu Bintang atau Seribu Bulan?
Baca Juga: One Piece Season 2 Netflix: Tayang Sebentar Lagi, Tony Tony Chopper Siap Gabung!
Bagian lirik yang jadi sorotan adalah: "Malam-malamku bagai malam seribu bintang." Menurut Ahmad Dhani, lirik itu seharusnya berbunyi "malam seribu bulan", sebuah frasa yang merujuk pada malam Lailatul Qadar dalam ajaran Islam.
“Gue sebagai penulis lirik yang sering nyontek dari Islam, ya harusnya malam seribu bulan. Karena ini referensinya ke Lailatul Qadar,” jelasnya.
Kesalahan lirik Roman Picisan ini, meskipun terkesan kecil, diakui Dhani cukup mengganggu maksud puitis yang ingin ia sampaikan.
Ia menduga pergantian lirik ini terjadi saat Once Mekel membawakannya untuk proses rekaman.
Namun, meski terdapat kesalahan, lagu Roman Picisan tetap menjadi karya fenomenal dari Ahmad Dhani yang terus dikenang dan dibawakan lintas generasi.
Ahmad Dhani dan Sentuhan Khas dalam Lagu Ikonik Dewa 19
Ahmad Dhani memang dikenal sebagai sosok perfeksionis dalam mencipta lagu. Ia tak hanya menciptakan nada, tetapi juga membangun makna lewat lirik yang dalam.
Kesalahan lirik Roman Picisan justru membuka diskusi menarik soal detail lirik yang kadang luput dari perhatian.
Meski sempat menyindir Once, Dhani tetap mengapresiasi kontribusi vokalis era 2000-an itu dalam membesarkan lagu Roman Picisan dan nama Dewa 19.
Kini, setelah lebih dari dua dekade, Roman Picisan masih jadi lagu wajib dalam setiap konser Dewa 19. Kesalahan lirik tersebut malah menjadi cerita menarik di balik proses kreatif sang maestro. (***)
Editor : Alfian Yusni