Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kepala BPIP Yudian Wahyudi Ternyata Dosen Studi Alquran dan Al-Hadis

Habibul Adnan • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 08:12 WIB

Yudian dilantik sebagai kepala BPIP sejak tahun 2020 lalu
Yudian dilantik sebagai kepala BPIP sejak tahun 2020 lalu
LombokPost - Nama Yudian Wahyudi belakangan menjadi perbincangan publik.

Itu seiring dengan kontroversinya selaku Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang membuat ketentuan Paskibraka putri melepas jilbab saat pengukuhan dan upacara kenegaraan pengibaran bendera 17 Agustus HUT Kemerdekaan ke-79.

Kontroversi tersebut oleh banyak pihak dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi. Sehingga kebijakan BPIP itu menuai perlawanan dan kritikan keras.

Siapa sebenarnya Yudian Wahyudi ini?

Selain sebagai Ketua BPIP, dia adalah seorang akademisi. Dia pengajar aktif di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta dan mengampu beberapa mata kuliah keislaman.

Menurut laman resmi UIN Sunan Kalijaga, Yudian menjadi dosen untuk mata kuliah Studi Al-Quran dan Al-Hadis Perspektif Pendidikan Islam.

Dia juga mengajar untuk mata kuliah Hermeneutika Islam, Maqasid Syariah.

Alumnus program doktor di McGill University, Kanada itu menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Yogyakarta dengan mengambil jurusan Peradilan Agama.

Kemudian di almamaternya tersebut Yudian langsung melanjutkan S2. Untuk program megister itu, dia mengambil jurusan Islamic Studies.

Tidak hanya mengajar, pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur itu juga pernah memimpin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dia menjadi Rektor di sana untuk periode 2016-2020.

Mengutip Wikipedia, Guru besar Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga itu juga aktif menulis. Sudah banyak artikel ilmiah bertemakan Islam kontemporer yang dihasilkannya.

Di antaranya adalah Aliran dan Teori Filsafat Islam (1995), Hassan Hanafion Salafism and Secularism (2006), dan Berfilsafat Hukum Islam dari Harvard ke Sunan Kalijaga (2014).

Yudian menjabat menjabat sebagai Kepala BPIP sejak 5 Februari 2020. Terkait kontroversinya soal jilbab bagi paskibraka putri, banyak pihak yang memintanya mundur dari jabatan tersebut.

Seperti yang disampaikan Saleh Partaonan Daulay anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dia meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Yudian sebagai Ketua BPIP.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua MUI Pusat Buya Anwar Abbas.

Dalam wawancara di sebuah stasiun televisi, Anwar menegaskan, Yudian tidak layak memimpin lembaga pembinaan Pancasila dan harus dicopot.

Sebab, dengan kontroversinya tersebut, Yudian dinilai tindak tanduk dan pemikirannya bertolak belakang dengan nilai-nilai Pancasila. (bib)

Editor : Kimda Farida
#Yudian Wahyudi #Kontroversi ketua BPIP #BPIP RI #Lepas jilbab #paskibraka