Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Idul Adha Pemerintah Putuskan Libur Berapa Hari ya? Wow, Ternyata Bisa Pulang Kampung

Rosmayanthi • Kamis, 8 Mei 2025 | 18:46 WIB

Dengan penetapan tanggal yang sama ini, maka besar kemungkinan perayaan Idul Adha 2025 akan berlangsung serentak antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Dengan penetapan tanggal yang sama ini, maka besar kemungkinan perayaan Idul Adha 2025 akan berlangsung serentak antara pemerintah dan Muhammadiyah.
LombokPost - Hari Idul Adha adalah salah satu momen istimewa yang selalu ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Selain momen untuk ibadah yaitu berkurban, Umat Muslim biasanya menantikannya demi bisa berkumpul dengan keluarga, karena disetiap moment Idul Adha, pemerintah selalu menetapkan tanggal merah atau libur nasional.

Libur panjang selama hari raya juga menjadi kesempatan emas bagi para pekerja untuk rehat atau merencanakan perjalanan bersama keluarga. Terutama bagi mereka yang bekerja dengan sistem lima hari kerja, momen ini sangat ideal dimanfaatkan.

Meskipun tanggal pasti Hari Raya Idul Adha 1446 H masih menanti keputusan resmi dari sidang isbat yang dilakukan pemerintah, masyarakat kini sudah bisa mendapatkan gambaran jadwal cuti bersama dan libur nasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

Lantas, kapan Idul Adha 2025? Dalam kalender Hijriyah dijelaskan hari raya ini jatuh pada 10 Dzulhijjah, namun menurut penanggalan Masehi waktunya berbeda tiap tahunnya.

Karena sistem penanggalan Hijriah berbeda dengan kalender Masehi yang umum digunakan, maka tanggal Idul Adha dalam kalender Masehi akan berubah setiap tahunnya.

Di Indonesia, keputusan penetapan hari raya Islam dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama serta organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah.

Perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah kerap membuat tanggal perayaan hari raya berbeda antar lembaga tersebut.

Di Indonesia, penetapan awal Ramadhan, Idul Fitri atau Idul Adha biasanya dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Sidang isbat ini mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Selain pemerintah, organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga menetapkan berdasarkan metode masing-masing.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sementara NU dan pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal dan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Berikut adalah jadwal perayaan Idul Adha 2025 menurut versi pemerintah dan Muhammadiyah.

Idul Adha Versi Pemerintah

Berdasarkan kalender Hijriah 2025 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, Idul Adha 1446 H diperkirakan akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Tanggal ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024.Nomor 2 Tahun 2024 dan Nomor 2 Tahun 2024 yang menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2025.

Namun jadwal ini masih bersifat sementara. Karena penetapan resminya baru akan dilakukan melalui sidang isbat akhir Mei 2025 (akhir bulan Zulkaidah) yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI.

Sidang isbat merupakan forum resmi yang digelar oleh Kementerian Agama untuk menetapkan awal bulan Hijriah, termasuk Idul Adha. Biasanya, sidang ini dilaksanakan pada hari ke-29 bulan sebelumnya, dalam hal ini 29 Zulkaidah.

Proses sidang dimulai dengan seminar terbuka, dilanjutkan sidang tertutup, dan hasilnya diumumkan melalui konferensi pers. Pesertanya terdiri dari ormas Islam, pakar astronomi, hingga perwakilan pemerintah dan DPR.

Berdasarkan kalender Kemenag, 29 Zulkaidah 1446 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 27 Mei 2025. Maka besar kemungkinan sidang isbat akan berlangsung pada tanggal tersebut.

Idul Adha Versi Nahdlatul Ulama (NU)

NU menggunakan metode rukyat untuk menetapkan awal bulan Hijriah. Oleh karena itu, NU belum secara resmi menetapkan tanggal Idul Adha 2025 dan akan menunggu hasil pengamatan hilal pada akhir Zulkaidah.

Idul Adha Versi Muhammadiyah

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Idul Adha 1446 H.

Melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah memutuskan bahwa Idul Adha 2025 akan jatuh pada hari yang sama, yaitu Jumat 6 Juni 2025.

Idul Adha 2025 diperkirakan akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, baik versi pemerintah maupun Muhammadiyah.
Idul Adha 2025 diperkirakan akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, baik versi pemerintah maupun Muhammadiyah.

Keputusan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomis untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Dengan penetapan tanggal yang sama ini, maka besar kemungkinan perayaan Idul Adha 2025 akan berlangsung serentak antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Sementara itu menyambut Idul Adha, pemerintah membuat Jadwal Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2025.

Berdasarkan SKB 3 Menteri, Hari Raya Idul Adha 1446 H diperkirakan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan ini memberikan keuntungan bagi masyarakat karena tanggal tersebut berdekatan dengan akhir pekan, sehingga menciptakan long weekend yang dimulai dari Jumat hingga Senin.

Berikut rincian jadwal libur Idul Adha 2025 :

Libur panjang ini menjadi kesempatan emas untuk berkumpul bersama keluarga, melakukan perjalanan, atau memperdalam ibadah.

Idul Adha 2025 diperkirakan akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, baik versi pemerintah maupun Muhammadiyah.

Meskipun penetapan final oleh pemerintah masih menunggu sidang isbat, tanggal ini sudah menjadi rujukan dalam kalender nasional dan maklumat resmi Muhammadiyah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#kurban #pemerintah #IDUL ADHA #pulang kampung #libur panjang