LombokPost - Industri pendidikan dan teknologi Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.
Tiga anak muda visioner, Zaky Muhammad Syah, Alim Anggono, dan Wildan Fahmi Gunawan, para pendiri startup Dibimbing dan Cakrawala University, berhasil masuk dalam daftar prestisius Forbes 30 Under 30 Asia kategori Consumer Tech & Enterprise.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata dampak positif yang mereka ciptakan dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia melalui inovasi di sektor pendidikan.
Tujuan awal trio ini bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan untuk menjawab kegelisahan masyarakat terkait ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.
Profil Singkat Para Inovator:
* Zaky Muhammad Syah (Co-Founder Dibimbing & Cakrawala University): Bersama rekan-rekannya, Zaky berfokus pada pengembangan platform pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri. Visinya adalah menciptakan sistem yang mampu menjembatani kesenjangan antara kurikulum akademik dan kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja.
* Alim Anggono (Co-Founder Dibimbing & Cakrawala University): Alim berperan penting dalam pembangunan fondasi dan strategi Dibimbing dan Cakrawala University. Dedikasinya terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia tercermin dalam keberhasilan kedua platform ini mencetak lulusan siap kerja.
* Wildan Fahmi Gunawan (Co-Founder Dibimbing & Cakrawala University): Wildan turut berkontribusi dalam pengembangan sistem dan operasional yang efisien, memungkinkan ribuan generasi muda mendapatkan akses ke pendidikan berkualitas dan kesempatan kerja yang lebih baik.
Dampak Signifikan Dibimbing dan Cakrawala University:
Dibimbing dan Cakrawala University adalah dua platform pendidikan terkemuka yang berfokus pada ranah pendidikan digital dan pengembangan karier.
Melalui program-program inovatif mereka, kedua startup ini telah memberdayakan ribuan anak muda di seluruh Indonesia untuk membuka peluang karier yang lebih baik.
Mereka melatih individu dari berbagai latar belakang, mulai dari lulusan baru (fresh graduates), career switchers, hingga mereka yang bercita-cita menempati peran internasional.
Tingkat keberhasilan penempatan kerja yang mengesankan, mencapai 95%, menunjukkan bahwa dampak mereka jauh melampaui ruang kelas tradisional.
Prestasi masuknya Zaky, Alim, dan Wildan ke dalam Forbes 30 Under 30 Asia membuktikan bahwa masa depan pembelajaran dan dunia kerja sedang dibentuk saat ini, dengan inovasi dan dedikasi para pemuda Indonesia. (chi)
Editor : Siti Aeny Maryam