Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dari Total 17.680 Jemaah Haji Khusus Asal Indonesia, 10.654 Orang Sudah Tiba di Tanah Suci

Diwan Prima • Kamis, 29 Mei 2025 | 18:13 WIB
Sejumlah jemaah haji khusus asal Indonesia baru tiba di Bandara Taif, Arab Saudi, Rabu, 28 Mei 2025.
Sejumlah jemaah haji khusus asal Indonesia baru tiba di Bandara Taif, Arab Saudi, Rabu, 28 Mei 2025.

LombokPost – Hingga Rabu, 28 Mei 2025, sebanyak 10.654 jemaah haji khusus asal Indonesia sudah tiba di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji di tahun 2025.

Diketahui, total kuota jemaah haji khusus Indonesia di tahun ini sebanyak 17.680 orang. Dengan demikian, sebanyak 7.026 jemaah haji khusus yang belum tiba di Arab Saudi.

Data terakhir, sebanyak 44 jemaah haji khusus dari Indonesia tiba di Bandara Taif, Arab Saudi.
Puluhan jemaah itu tergabung dalam rombongan dari tiga biro perjalanan haji khusus, yakni, PT Rabiha Karya Bersama (Rabihatur), PT Labbaikatur dan PT Kamila Wisata Muslim.

Menanggapi hal itu, Kasi Pengawasan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daerah Kerja Bandara, Misbachul Munir menjelaskan kedatangan jemaah haji khusus Indonesia via Bandara Taif merupakan kefatangan perdana di musim haji tahun ini.

Untuk itulah, pihaknya melakukan pengawasan di Bandara Taif tersebut, untuk memastikan para jemaah haji itu benar-benar mendapatkan hak mereka.

Misbachul Munir menambahkan, dari total 10.654 jemaah haji khusus yang sudah tiba di Arab Saudi itu, mereka terbagi melalui dua pintu masuk utama.

Kedua pintu masuk utama itu, yakni, Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah sebanyak 6.205 jemaah atau 60% dari total kedatangan.

Selain itu, di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah sebanyak 4.449 jemaah.

Selain dua bandara itu, pihaknya juga menerima kedatangan jemaah haji khusus asal Indonesia di Bandara Internasional Taif, berjarak sekitar 70 kilometer dari Kota Makkah.

“Ini merupakan kedatangan perdana jemaah haji khusus melalui Bandara Taif untuk musim haji tahun ini,” papar Misbachul Munir.

Sementara itu, Direktur Utama PT Rabiha, M Tagor Bajora Lubis, selama tiga tahun terakhir, pihaknya memberangkatkan para jemaah, masuk melalui Bandara Taif.

Alasannya, karena memberikan kenyamanan lebih kepada para jemaah. Selain itu, juga karena kemudahan melaksanakan niat ihram di Miqat Qarnul Manazil.

“Alhamdulillah, jemaah merasa lebih nyaman karena dapat mengenakan ihram di Qarnul Manazil, bukan saat masih berada di pesawat seperti jika mendarat di Jeddah,” ungkapnya.***

Editor : Siti Aeny Maryam
#tanah suci #Indonesia #jemaah haji khusus