Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Vlog Hari Pertama di Neraka Bikin Geger! MUI Geram, DPR Minta Proses Hukum Pembuat Video AI

Alfian Yusni • Selasa, 10 Juni 2025 | 08:39 WIB
MUI minta video AI dihapus, menyebut konten tersebut menyesatkan dan melecehkan nilai-nilai keimanan. (istimewa)
MUI minta video AI dihapus, menyebut konten tersebut menyesatkan dan melecehkan nilai-nilai keimanan. (istimewa)

LombokPost - Video AI “Hari Pertama di Neraka” viral di TikTok dan Instagram. Vlog buatan AI ini memicu reaksi keras dari MUI dan DPR.

Vlog hari pertama di neraka yang divisualkan secara imajinatif dengan teknologi AI generatif langsung bikin geger jagat maya.

MUI minta video AI dihapus, menyebut konten tersebut menyesatkan dan melecehkan nilai-nilai keimanan.

Tak hanya itu, DPR RI juga angkat bicara, menyebut konten AI tersebut berpotensi melanggar hukum.

Ketua MUI Bidang Pengkajian dan Pengembangan, Utang Ranuwijaya, menegaskan bahwa video AI hari pertama di neraka adalah bentuk penyimpangan akidah.

“Neraka adalah perkara gaib yang tidak boleh dijadikan candaan,” tegasnya.

MUI menyebut pembuat konten bisa dijerat dengan UU ITE, UU Penodaan Agama (PNPS No.1/1965), dan Pasal 156a KUHP. MUI minta video AI dihapus dan pembuatnya diperiksa hukum.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, juga ikut mengecam keras video viral tersebut.

Ia menyebut penggunaan teknologi AI untuk konten agama harus dilakukan dengan hati-hati.

“Jangan sampai AI justru jadi alat pelecehan spiritual,” ujarnya. Ia menilai pembuat vlog AI neraka gagal memahami nilai-nilai agama dan literasi digital sekaligus.

 

Netizen bereaksi keras. Akun X/Twitter ramai dengan komentar pedas. Bahkan ulama seperti Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Azhar Idrus dari Malaysia ikut mengecam.

Azhar bahkan menyebut jika pembuat video beragama Islam, maka itu berpotensi masuk kategori murtad karena meremehkan azab Allah.

Video pertama kali muncul dari akun TikTok @veo3sesat pada 2 Juni 2025. Disusul versi lanjutan “Hari Kedua di Neraka” berdurasi 41 detik.

Akun itu kini telah meminta maaf dan menghapus kontennya, namun jejak digital telanjur viral.

Konten video AI hari pertama di neraka ini menjadi sorotan nasional karena menyentuh wilayah keimanan yang sangat sensitif.

Kontroversi video AI hari pertama di neraka membuka mata publik soal pentingnya regulasi penggunaan teknologi AI.

MUI minta video AI dihapus demi menjaga akidah umat. DPR juga mendesak agar pembuatnya diproses hukum agar jadi pelajaran bersama.

Di era digital ini, etika dalam membuat konten AI, terutama soal agama, harus jadi perhatian serius.

Video AI viral bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal tanggung jawab moral. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#teknologi AI untuk konten agama #video AI hari pertama di neraka #video AI #mui