LombokPost - Langit malam ini, Rabu 11 Juni 2025, akan dihiasi fenomena langka Strawberry Moon 2025, bulan purnama paling rendah sejak 2006 yang kerap disalahartikan sebagai gerhana bulan 2025.
Tapi hati-hati, meskipun sering disebut sebagai gerhana bulan Strawberry, fenomena malam ini bukan gerhana, melainkan bulan purnama spesial yang hanya terjadi setiap 18,6 tahun sekali!
Momen ini menjadi bulan purnama strawberry yang paling ekstrem karena berada di titik terendah langit.
Ya, Strawberry Moon 2025 adalah bagian dari siklus astronomi langka bernama major lunar standstill, atau lunistice.
Tak heran, banyak yang penasaran dan mencari tahu kapan gerhana bulan 2025, padahal yang terjadi malam ini justru lebih langka!
Meski mengandung kata “stroberi”, Strawberry Moon artinya bukan bulan berwarna merah muda.
Nama ini berasal dari suku asli Amerika, Algonquin, yang menandai bulan purnama Juni sebagai waktu panen stroberi liar.
Jadi, bulan purnama strawberry adalah istilah tradisional, bukan fenomena warna atau bentuk Bulan.
Namun karena berada rendah di cakrawala, bulan purnama malam ini berpotensi memancarkan rona oranye hingga kemerahan akibat efek atmosfer.
Kenapa Bulan Purnama 2025 Ini Sangat Spesial?
1. Titik Terendah Sejak 2006
Bulan purnama akan menggantung sangat rendah di langit, hanya sekitar 21 derajat di atas horizon.
2. Efek Ilusi Bulan
Karena rendah, Bulan akan tampak lebih besar dan dramatis—efek visual yang memukau!
3. Siklus 18,6 Tahun
Fenomena seperti ini baru akan terulang lagi pada tahun 2043. Jadi, ini adalah kesempatan langka sekali dalam dua dekade.
Kapan dan Bagaimana Melihat Strawberry Moon 2025?
Waktu Terbaik: Mulai pukul 18.00 hingga tengah malam, saat Bulan berada rendah dan besar.
Arah Pandang: Tenggara. Bulan terbit dari arah tersebut.
Tempat Ideal: Pantai, bukit, atau lapangan terbuka tanpa gangguan gedung.
Peralatan: Tidak wajib. Namun, binokuler bisa menambah detail visual.
Strawberry Moon 2025 di Indonesia: Waktunya Menikmati Langit!
Menurut data dari Space.com dan timeanddate.com, Strawberry Moon Indonesia akan terlihat jelas mulai sekitar pukul 17.45 – 18.15 waktu lokal.
Momen terbaik menikmatinya adalah saat Bulan baru terbit, karena efek ilusi bulan paling terasa.
Tak perlu teleskop, cukup tatap langit tenggara bersama keluarga atau sahabat.
Bahkan NASA menyebut momen seperti ini sangat cocok untuk memperkenalkan astronomi kepada anak-anak.
Bulan purnama strawberry 2025 bukan hanya cantik, tapi juga langka. Posisi rendahnya menciptakan pemandangan luar biasa yang tak akan terulang hingga tahun 2043.
Jadi, jika Anda masih bertanya-tanya kapan gerhana bulan 2025, jawabannya malam ini bukan gerhana, tapi justru Strawberry Moon paling dramatis dalam 18 tahun terakhir.
Siapkan kamera, temani dengan secangkir teh hangat, dan nikmati keajaiban langit malam ini! (***)
Editor : Alfian Yusni