Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ternyata Agam Rinjani Pernah Menekuni Profesi yang Tak Biasa ini Demi Bertahan Hidup, Duh Kasihan

Rosmayanthi • Selasa, 1 Juli 2025 | 20:37 WIB

Agam Rinjani kini dipandang sebagai pahlawan bagi masyarakat Brasil sehingga dinilai layak menerima donasi sebagai hadiah yang besar atas aksi heroiknya menyelamatkan Juliana Marins.
Agam Rinjani kini dipandang sebagai pahlawan bagi masyarakat Brasil sehingga dinilai layak menerima donasi sebagai hadiah yang besar atas aksi heroiknya menyelamatkan Juliana Marins.
LombokPost - Siapa sangka Agam Rinjani, pernah menekuni profesi tak biasa demi bertahan hidup.

Agam dan kakaknya, rela melakukan profesi ini agak bisa hidup dan sekolah. Tanpa malu dilihat oleh teman-temannya, Agam Rinjani tetap keliling kampung demi menekuni profesi yang di mata sebagian orang memalukan.

Nama Abdul Haris Agam atau lebih beken disapa Agam Rinjani tiba-tiba menjadi viral sejak aksi heroiknya mengevakuasi jasad pendaki wanita asal Brasil Juliana Marins yang jatuh di Jurang Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat Sabtu (24/6).

Tak hanya menyentuh simpati masyarakat Indonesia, Agam Rinjani juga dijuluki Pahlawan oleh warga Brasil.

Pria kelahiran 22 Desember 1988 ini sebenarnya bukan asli orang Lombok. Dia berdarah Makassar namun telah menetap di Lombok selama 9 tahun demi profesinya sebagai guide profesional di Gunung Rinjani.

Agam Rinjani terkenal sebagai pendaki gunung yang handal. Setiap ada pendaki yang jatuh di jurang Rinjani, Agam selalu diminta untuk bergabung dalam tim penyelemat.

Sehingga penyelamatan Juliana Marins bukan pertama kalinya. Dia sudah melakukan penyelamat banyak pendaki yang benasib naas di Rinjani.

Sudah puluhan orang yang berhasil Agam selamatkan atau evakuasi baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia.

Bahkan Agam Rinjani sampai mendapatkan penghargaan atas dedikasinya dalam vertical rescue kecelakaan pendaki di lereng Gunung Rinjani pada 2024 lalu.

Namun siapa sangka, jauh sebelum mengabdikan dirinya sebagai pencinta alam, masa kecil Agam Rinjani ternyata cukup menyedihkan.

Dia bersama kakaknya pernah menekuni profesi yang bagi sebagian orang cukup memalukan. Agam Rinjani pernah menjadi pemulung mencari barang-barang layak jual untuk bertahan hidup.

Hebatnya, kehidupan yang tak cukup bermateri tak membuat Agam Rinjani dan saudara putus asa, dia malah berhasil melanjutkan kuliah sampai jenjang pendidikan tinggi.

Agam Rinjani kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) Jurusan Antropologi.

Dia pun aktif di organisasi pencinta alam Korpala Unhas yang mungkin menjadi cikal bakal dirinya kini menjadi aktivis pencinta alam.

Pria sederhana ini juga punya Etno Shop Adventure, usaha travel yang menyediakan open trip dan private trip ke gunung maupun pantai.

Kini nama Agam Rinjani menjadi terkenal bak pesohor. Perjuangannya menjangkau posisi Juliana Marins hingga mengangkut jasadnya ke atas membuat warga Brasil begitu terharu.

Agam Rinjani pun banjir hormat dari netizen Brasil. Dia sampai mendapat julukan pahlawan dari netizen Brasil.

Berbagai pujian datang untuk Agam Rinjani melalui akun Facebook, Instagram maupun Twitter.

Agam Rinjani merangkak di tebing Gunung Rinjani saat evakuasi jasad Juliana Marins.
Agam Rinjani merangkak di tebing Gunung Rinjani saat evakuasi jasad Juliana Marins.

"Agam Rinjani, sosok yang berada di sisi Juliana Marins sepanjang malam untuk menjaga tubuhnya agar tidak terjatuh ke bawah tebing, menggendongnya ke puncak ketika fajar menyingsing," tulis IndoPopBase di Twitter.

"Apa pun hasilnya, kita harus memberikan penghormatan kepada pemandu Agam Rinjani yang dengan sukarela mengumpulkan tim dan pergi mencari Juliana bahkan di wilayah yang tidak bersahabat, bahkan tanpa dukungan dari pemerintah Indonesia. Terima kasih yang tak terhingga, Agam Rinjani," tulis pengguna Twitter, Janyne Perronita.

Editor : Siti Aeny Maryam
#rinjani #jurang #jatuh #Agam #Juliana Marins