LombokPost - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi kembali dipimpin oleh Kaesang Pangarep.
Putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo itu terpilih melalui sistem e-voting nasional yang digelar PSI selama sepekan, 12–18 Juli 2025.
Kaesang meraih suara terbanyak, mengungguli dua calon lain, Ronald A. Sinaga dan Agus Mulyono Herlambang.
Terpilihnya kembali Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI disambut berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang memberikan ucapan selamat sekaligus harapan agar PSI bisa tampil lebih solid dan kuat di bawah kepemimpinan Kaesang.
"Selamat untuk Kaesang, selamat untuk PSI. Semoga PSI semakin kuat untuk memberi pengabdian yang terbaik buat rakyat," kata Cak Imin di acara literasi demokrasi di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2025).
Proses pemilihan ketua umum PSI kali ini dianggap sebagai langkah baru dalam perpolitikan Indonesia.
PSI menggunakan sistem digital e-voting, yang diklaim aman, transparan, dan partisipatif. Hasilnya, Kaesang Pangarep memperoleh 65,28 persen suara dari 157 ribu pemilih terdaftar secara nasional.
Selain mengucapkan selamat, Cak Imin juga menanggapi soal spekulasi dukungan Presiden Jokowi terhadap PSI.
Ia menilai, Jokowi seharusnya ikut memperkuat partai politik sebagai pilar demokrasi yang solutif.
"Pokoknya partai politik harus tumbuh dan menjadi solusi. Jangan partai politik menjadi beban. Dan selamat datang kepada Pak Jokowi untuk menjadi bagian dari partai politik yang membangun negeri," ujarnya menambahkan.
Dalam pidato kemenangannya, Kaesang berterima kasih atas dukungan kader dan memastikan tak ada dualisme di tubuh PSI.
Ia juga mengajak dua pesaingnya untuk bergabung dalam kepengurusan partai.
PSI di bawah Kaesang Pangarep berambisi tampil sebagai partai anak muda yang segar dan progresif di Pemilu 2029 mendatang.
Mereka terus membangun citra sebagai partai yang terbuka, transparan, dan antikorupsi.
PSI juga memperkenalkan diri sebagai “Partai Super Tbk”, yakni partai super terbuka yang tidak dikuasai elite semata, melainkan benar-benar milik kader dan rakyat.
Visi ini ditekankan Kaesang sebagai upaya menghadirkan politik yang menyenangkan, solutif, dan tanpa drama.
Dengan terpilihnya kembali Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, peta kekuatan politik muda di Indonesia semakin menarik untuk diikuti.
Dukungan atau keterlibatan Jokowi dalam PSI pun terus menjadi sorotan publik menjelang tahun-tahun politik menuju Pemilu 2029. (***)
Editor : Alfian Yusni