PLN menjadi satu-satunya perusahaan utilitas dari Asia Tenggara yang berhasil masuk dalam daftar bergengsi tersebut, yang disusun berdasarkan pendapatan perusahaan terbesar dunia.
Capaian ini mengukuhkan PLN sebagai pemain global di sektor energi dan buah dari transformasi yang telah dijalankan dalam satu dekade terakhir.
Sebelumnya, dalam peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya BUMN Indonesia tampil sebagai pelopor di panggung ekonomi dunia.
“Kita ingin lihat BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500. Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tapi juga menjadi pelopor dalam ekonomi dunia,” ujar Prabowo, Senin (24/2).
PLN membukukan pendapatan Rp 545,4 triliun sepanjang 2024, naik 11,9 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 487,38 triliun.
Penjualan listrik mencapai 306,22 terawatt hour (TWh) atau melampaui target pemerintah sebesar 299,99 TWh.
Dari total pendapatan tersebut, Rp 353,17 triliun berasal dari penjualan tenaga listrik, dan menghasilkan laba bersih Rp 17,76 triliun.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan transformasi menyeluruh, tata kelola yang solid, dan inovasi berkelanjutan dari PLN.
“BUMN Indonesia kini mampu membangun model bisnis yang kompetitif dan berkelanjutan di ekosistem energi global. Danantara siap mendukung penuh agenda transformasi ini,” kata Rosan.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen berkelanjutan untuk melayani negeri.
“Ini adalah kebanggaan nasional. PLN terus bertransformasi, tidak hanya untuk menjadi perusahaan yang kuat di dalam negeri, tetapi juga diperhitungkan secara global,” ujar Darmawan.
Dengan masuknya PLN ke dalam Fortune Global 500, posisi perusahaan sebagai utilitas terbesar di Asia Tenggara semakin kokoh, sekaligus menandai pencapaian baru Indonesia di panggung bisnis dunia.
“Kepercayaan masyarakat dan dukungan pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan ini. Kami terus melangkah menuju visi PLN sebagai bagian dari Top 500 Global Company,” tutup Darmawan. (*)
Editor : Marthadi