LombokPost - Peminat Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus bertambah.
Hingga awal September 2025, tercatat sudah ada 2,3 juta peserta didik yang mendaftarkan diri melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id.
Dari jumlah tersebut, sekitar 460 ribu peserta telah menentukan mata pelajaran pilihan yang akan diujikan.
Pendaftaran TKA ini sudah dibuka sejak 24 Agustus 2025.
Diperkirakan jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat waktu pendaftaran masih cukup lama.
Selain itu, pemahaman peserta didik, guru, dan wali murid terkait pentingnya TKA ini terus meningkat.
”Pendaftaran TKA akan ditutup pada 5 Oktober 2025. Para peserta didik juga dapat melakukan pelatihan soal TKA melalui Ayo Coba TKA pada laman pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/ secara gratis,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Anang Ristanto dikutip Senin (8/9).
Menurut Anang, seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi untuk menyukseskan kebijakan pendidikan, termasuk penyelenggaraan TKA.
Karena itulah pihaknya bersama Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menggelar Forum Komunikasi Publik. Salah satunya, di Surabaya.
Lebih dari 500 peserta dari berbagai unsur hadir dalam acara tersebut.
Mulai Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Selain itu Sidina Community, Komunitas Kami Pengajar, Patriot Pelajar Mahasiswa, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Surabaya, dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kota Surabaya.
Ada juga Organisasi Siswa Intra Sekolah Kota Surabaya, Forum Guru Muhammadiyah Kota Surabaya, serta Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kota Surabaya.
Forum ini membahas berbagai program Kemendikdasmen. Baik itu TKA, kecerdasan artifisial, pembelajaran mendalam, hingga pemrograman.
”Pendidikan bermutu untuk semua tidak akan terlaksana sesuai dengan tujuan yang diharapkan tanpa kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.
Tegar Adiluhur, salah satu peserta forum mengaku sudah mendaftar TKA dan memilih Matematika Lanjut dan Fisika sebagai mata pelajaran pilihan.
”Di sini, saya tahu informasi lebih detail dan bisa berlatih soal untuk mempersiapkan diri,” katanya.
Senada, Bintang Ikhlasul pun mengaku lebih paham apa itu TKA usai mengikuti forum.
Bintang juga telah memilih mata pelajaran PPKN dan Sosiologi untuk mendukung rencananya masuk ke Fakultas Hukum.
Guru SMA Negeri 24 Malang, Sira Meniria Tafonao, juga menyambut baik adanya TKA.
Menurut dia, TKA mampu mendorong motivasi belajar murid.
”Harapannya, anak-anak mempersiapkan diri dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk belajar serta mengasah kompetensi yang mereka miliki,” tuturnya. (mia/eko/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida