Keberadaan tambang ilegal di NTB ini membuat KPK sangat terkejut setelah melakukan verifikasi fakta yang mereka temukan dilapangan.
Terutama soal keberadaan tambang emas yang berjarak satu jam perjalanan dari Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah yang mampu menghasilkan 3 Kg emas dalam sehari.
“Dan itu luar biasa, ternyata bisa 3 kg emas 1 hari. Hanya satu jam dari Mandalika,” ujar Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah V, Dian Patria di acara Minerba Convex 2025, di JCC., Senin (20/10).
Terhadap pernyataan KPK ini, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyebutkan jika tambang emas ilegal yang dimaksud KPK jauh dari Sirkuit Mandalika. Lokasi tambang itu berada di wilayah selatan Pulau Lombok, tepatnya Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
"Kalau dianggap dekat Mandalika ya itu semua dekat dengan Mandalika. Kebetulan yang dimaksud itu di daerah selatan Lombok, di Kecamatan Sekotong, tidak terlalu dekat dengan Mandalika, jaraknya agak jauhlah dari Mandalika," ujar Gubernur Iqbal Kantor Gubernur NTB, Selasa (28/10).
Terlepas lokasinya dekat atau tidak dengan Mandalika, Gubernur Iqbal menegaskan tambang ilegal harus diusut tuntas, di mana pun lokasinya. Pasalnya operasi tambang ilegal berdampak pada kerusakan lingkungan.
"Prinsipnya di mana pun ada tambang ilegal ya tetap ilegal, mau dekat atau jauh, tetap menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang buruk dan harus diselesaikan oleh pemerintah bersama-sama," nilai Gubernur Iqbal.
Tapi ia mengaku belum membaca lengkap laporan KPK tentang keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong tersebut.
"Akan kami pelajari dulu, kami akan lihat ruang kewenangan pemerintah provinsi di kasus tambang ini," ucapnya.
Komitmen Gubernur Iqbal untuk menutup tambang ilegal di NTB sangat kuat. Buktinya ia tidak setuju dengan tawaran dari masyarakat untuk memoratorium tambang di NTB.
"Ilegal ya ilegal, harus dihentikan, bukan dimoratorium. Kalau moratorium artinya dihentikan sementara kan," tegas Gubernur Iqbal.
Ia pun berkomitmen akan melakukan pendataan lokasi-lokasi tambang emas ilegal yang masih beroperasi di NTB.
"Saya belum punya data yang presisi mengenai titik lokasi tambang ilegal ini, harus ada investasi secara lengkap," tambahnya.
Editor : Siti Aeny Maryam