Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BGN Tegas! Ompreng Makan Bergizi Gratis Harus Stainless Steel 304, Bukan Palsu dari China

Alfian Yusni • Rabu, 5 November 2025 | 10:28 WIB
Stainless steel 304 memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang ketat. (ist)
Stainless steel 304 memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang ketat. (ist)

LombokPost - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa bahan ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menggunakan stainless steel 304, bukan bahan abal-abal.

Jenis stainless steel ini terbukti aman untuk peralatan makan dan masak karena tahan karat serta korosi.

“Komposisi stainless steel 304 memberikan ketahanan terhadap karat dan korosi, sehingga aman untuk digunakan pada peralatan makan dan peralatan masak,” ujar Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang, dikutip dari Antara, Rabu (5/11).

Penegasan ini muncul setelah polisi membongkar kasus produksi ompreng MBG palsu di kawasan Jakarta Utara.

Produk tersebut diketahui menggunakan label Made in Indonesia palsu, label SNI palsu, serta logo BGN tanpa izin.

Menurut Nanik, stainless steel 304—atau dikenal juga sebagai SS 304—mengandung 18 persen kromium dan 8 persen nikel dengan besi sebagai elemen utama.

“Material ini tidak beracun dan tidak bereaksi terhadap makanan dan minuman. Karena itu, stainless steel 304 memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang ketat,” tegasnya.

Polisi Bongkar Ompreng MBG Palsu

Kepolisian melalui Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ongkoseno mengonfirmasi adanya penyelidikan terkait produksi ompreng MBG palsu.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya pemalsuan label dan penggunaan logo BGN tanpa izin.

 

“Informasi itu berdasarkan aduan masyarakat. Dugaan awal, produk tersebut diimpor dari China lalu diberi label palsu agar terlihat lokal,” kata Ongkoseno.

Barang-barang impor itu dipasarkan seolah-olah buatan Indonesia, padahal tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Label SNI yang dipalsukan bisa menyesatkan konsumen dan membahayakan kesehatan jika bahan logamnya tidak aman.

BGN Apresiasi Langkah Cepat Polisi

Nanik S Deyang mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil membongkar kasus ini.

“Kami berterima kasih kepada para penyidik yang telah mengungkap dugaan produksi ompreng MBG palsu. Ini penting untuk melindungi masyarakat dan menjaga integritas program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

BGN menegaskan, seluruh peralatan makan dan dapur dalam program MBG harus sesuai spesifikasi stainless steel 304 untuk menjamin keamanan pangan.

“Jadi, baik ompreng, peralatan makan, maupun peralatan dapur harus sesuai standar,” tambahnya.

Pentingnya Standar Stainless Steel 304

Stainless steel 304 dikenal luas karena kualitas dan ketahanannya. Bahan ini sering digunakan untuk alat makan, termos, dan peralatan dapur karena tidak mudah berkarat, tidak bereaksi dengan makanan, dan tahan panas tinggi.

BGN mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati membeli ompreng MBG di pasaran, terutama jika menemukan label yang mencurigakan atau harga yang terlalu murah.

“Ompreng MBG asli harus berbahan stainless steel 304 dan tidak boleh menggunakan logo BGN tanpa izin,” tutup Nanik. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#stainless steel 304 #BGN #palsu #Makan Bergizi Gratis #ompreng