Setelah MBG, Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih, kini program baru diluncurkan pemerintah yang mampu memberikan perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja diluar negeri.
Program ini bernama 'SMK Go Global', program pemberangkatan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bekerja ke luar negeri, yang dibiaya dan difasilitasi langsung oleh pemerintah.
Dengan kata lain, pemerintah akan menjadi penyalur lulusan tenaga kerja yang ingin menjadi TKI diluar negeri. Tak hanya itu, biaya keberangkatannya pun dibiaya oleh negara.
Program ini bisa memutus keberangkatan TKI ilegal dan memutuskan mata rantai para tengkulak yang kerap memberikan pinjaman ongkos dengan bunga tinggi ke calon TKI yang ingin berangkat ke luar negeri.
Selain itu, negara menjamin keamanan para lulusan SMK ini selama bekerja di luar negeri.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyampaikan pemerintah siap memberangkatkan sebanyak 500.000 lulusan SMK bekerja ke luar negeri.
Menurut Menko yang karib disapa Cak Imin ini, pemberangkatan tersebut melalui program SMK Go Global yang diinisiasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) alias TKI.
Untuk program tersebut, dia menyebut, pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp 2,6 triliun.
"Anggarannya Rp 2,6 miliar dengan jumlah 500 ribu orang yang berangkat akhir tahun ini. (Tahun 2026) itu lebih besar lagi,” kata Cak Imin kepada wartawan Rabu (12/11).
Para lulusan SMK yang mendaftar program tersebut nantinya akan diberikan pelatihan terlebih dahulu di Tanah Air.
Program SMK Go Global
Cak Imin mengungkapkan, program SMK Go Global dibuat untuk menindaklanjuti arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden, kita akan membuat program jangka menengah, jangka pendek yaitu SMK Go Global,” tambah Cak Imin.
Selain itu, program tersebut dibuat sebagai jawaban atas terbukanya peluang kerja bagi tenaga terampil di negara lain seperti Jerman, Turki, dan Jepang.
“Lulusan SMK yang memiliki kompetensi dan yang bisa di-upgrade kompetensinya untuk diberikan beasiswa melalui peluang bekerja di luar negeri dengan syarat gaji yang bagus,” kata Cak Imin.
Menurut Cak Imin, dengan bekal keahlian tersebut, para lulusan SMK memiliki peluang untuk bekerja lebih baik dan memperoleh gaji yang layak di luar negeri.
Keterampilan khusus bagi lulusan SMK yang ingin bekerja di luar negeri mencakup bidang seperti welder, hospitality, caregiver, dan lainnya.
Editor : Siti Aeny Maryam