Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rentetan Bencana Terjang Sejumlah Daerah! Ini Data Terbaru BNPB dalam 24 Jam

Marthadi • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:37 WIB

Personel BPBD Kabupaten Bogor melakukan pembersihan material pohon yang terdampak angin kencang di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/12).
Personel BPBD Kabupaten Bogor melakukan pembersihan material pohon yang terdampak angin kencang di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/12).
LombokPost - Dalam 24 jam terakhir, sejumlah daerah di Indonesia digempur bencana hidrometeorologi.

BNPB merilis laporan terbaru mulai Senin (1/12) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (2/12) pukul 07.00 WIB, yang mencatat banjir hingga angin kencang melanda tiga provinsi.

Bencana pertama terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hujan deras berkepanjangan membuat aliran Sungai Cibunar meluap pada Minggu (30/11) sore.

Dampaknya paling besar dirasakan warga Kecamatan Parungpanjang, terutama Desa Cibunar. Sebanyak 74 kepala keluarga atau 222 jiwa terdampak, dengan 74 rumah ikut tergenang air setinggi sekitar 50 cm.

Masih di Bogor, angin kencang disertai hujan lebat juga menerjang Kecamatan Tamansari. Pohon tumbang dan kerusakan rumah terjadi di Desa Sukajaya, mengakibatkan 60 kepala keluarga atau 237 jiwa terdampak dan 52 unit rumah rusak.

BPBD Bogor telah berkoordinasi dengan aparat desa untuk pendataan, evakuasi, dan pembersihan material pohon tumbang. Warga membutuhkan alat kebersihan untuk membersihkan lumpur yang tersisa.

Kondisi terkini menunjukkan banjir telah surut, pohon tumbang sudah dievakuasi, dan sebagian rumah mulai diperbaiki. Aktivitas warga perlahan kembali normal.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan Status Siaga Darurat Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, Gelombang Ekstrem, Abrasi, dan Tanah Longsor tahun 2025/2026 yang berlaku hingga 30 April 2026.

Bencana banjir juga melanda Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (30/11) pagi setelah hujan deras mengguyur Desa Lobohede dan Desa Ramedue.

Sebanyak 20 kepala keluarga terdampak, dengan 20 rumah terendam. BPBD setempat telah melakukan asesmen dan membantu warga memulihkan kondisi. Situasi perlahan kondusif dan aktivitas warga mulai berjalan kembali.

Sementara itu di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, angin kencang dan hujan deras mengguncang wilayah Dusun Munte-munte, Desa Watangpanua, serta Dusun Bubu, Desa Maliwowo pada Minggu (30/11) malam.

Sebanyak 25 kepala keluarga terdampak, dengan 15 rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang.

Baca Juga: Kapolda NTB Raih Polri Award 2025, Pioneering Gender Equality in Indonesia!

BPBD Luwu Timur bekerja sama dengan Dinas Sosial, TAGANA, Babinsa, dan aparat desa untuk asesmen dan penyaluran bantuan.

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, angin kencang, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

Masyarakat diminta menjaga kebersihan saluran air, menjauhi kawasan rawan, serta hanya mengakses informasi resmi agar tidak terjebak hoaks.

Editor : Marthadi
#BNPB #banjir bogor #Sabu Raijua #luwu timur #Cuaca Ekstrem