Laporan dari berbagai wilayah menunjukkan saldo mulai masuk secara merata melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara (BNI dan BRI). Yang menarik, pencairan kali ini seringkali berupa akumulasi dana, terutama bagi KPM dengan KKS baru.
Beberapa KPM kabarnya bahkan menerima dana yang signifikan akibat penggabungan alokasi yang sempat tertunda.
Baca Juga: 8 Jenis Bansos Ini Cair Serentak Mulai 8 Desember 2025, Berikut Daftar Lengkapnya
1. BPNT Susulan: KKS Baru Kantongi Rp1,2 Juta
Pencairan BPNT Tahap 4 (periode Oktober, November, Desember 2025) senilai Rp 600.000 dilaporkan cair secara aktif melalui KKS Bank BNI dan BRI.
Laporan mencolok menunjukkan adanya pencairan Rp 1.200.000 pada 9 Desember 2025, khusus bagi pemegang KKS baru atau yang merupakan hasil peralihan dari PT Pos Indonesia. Nominal ini disinyalir merupakan gabungan alokasi BPNT untuk dua tahap sekaligus (Rp 600.000 x 2).
Baca Juga: Siapa Kira, Stik Daun Kelor Hasilkan Jutaan Rupiah
Penerimanya adalah KPM pemegang KKS lama, seperti di wilayah Sukabumi, juga berhasil menarik BPNT sebesar Rp 600.000.
2. BLT Kesra dan PKH Tahap 4 Terus Mengalir
Program BLT Kesra senilai Rp 900.000 yang merupakan akumulasi dari tiga bulan juga terus dicairkan ke KKS Bank BNI. Laporan pencairan BLT Kesra ini datang dari berbagai daerah, termasuk Manokwari, menandai berakhirnya penantian sejak Oktober lalu.
Sementara itu, proses pencairan PKH Tahap 4 susulan juga masih berlangsung.
KPM PKH melaporkan penerimaan dana dengan nominal bervariasi, termasuk Rp 450.000, yang masuk melalui KKS lama per 8 Desember 2025.
Selain bansos reguler, KPM juga melaporkan penerimaan Bantuan Penebalan senilai Rp 400.000, yang diduga kuat merupakan bantuan pangan tambahan non-reguler dari pemerintah.
Meskipun kabar pencairan masif ini disambut gembira, KPM diimbau untuk segera melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala di ATM atau e-warong terdekat.
Hal terpenting, jika menerima saldo dalam nominal besar (seperti Rp 1,2 juta atau akumulasi lainnya), KPM wajib mengidentifikasi peruntukan dana tersebut.
Apakah merupakan PKH, BPNT, atau BLT Kesra, agar penggunaan dana sesuai dengan tujuan program untuk menjamin kesejahteraan keluarga.
Editor : Siti Aeny Maryam