Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Update Bansos PKH dan BPNT 2 Februari 2026: KKS Mandiri Masih Nihil, Status SIKS-NG Masuk Tahap SPM

Geumerie Ayu • Senin, 2 Februari 2026 | 23:13 WIB
Info bansos
Info bansos

LombokPost – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nampaknya harus lebih bersabar untuk menerima kucuran bantuan sosial (bansos) reguler di awal Februari 2026.

Hingga hari ini, 2 Februari 2026, hasil pemantauan lapangan menunjukkan saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejumlah bank penyalur masih belum terisi.

Berdasarkan laporan terkini dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, pengecekan digital melalui aplikasi Livin by Mandiri di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada pukul 10.15 WIB menunjukkan saldo masih berada di angka Rp 0.

Belum ditemukan riwayat transaksi masuk untuk alokasi Januari maupun Februari 2026.

Meski saldo di mesin ATM masih kosong, terdapat sinyal positif dari sistem birokrasi pusat.

Data pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) saat ini telah menunjukkan status SPM (Surat Perintah Membayar).

Status ini menandakan bahwa proses administrasi di tingkat kementerian sudah rampung.

Dana baru akan benar-benar mendarat di rekening KKS masing-masing KPM setelah status di sistem berubah menjadi SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) dan berlanjut ke tahap SI (Standing Instruction).

Bagi para KPM, penting untuk diingat bahwa penyaluran bansos dilakukan secara bertahap atau melalui sistem termin (gelombang).

KPM yang memiliki riwayat pencairan aktif pada periode Oktober-November 2025 dipastikan tetap menjadi penerima sah dan hanya perlu menunggu antrean transfer antarbank selesai diproses oleh Kemensos.

Sebagai informasi, pada periode akhir tahun lalu, KPM terpantau menerima beragam skema bantuan, mulai dari PKH Tahap 4 senilai Rp 975.000 (untuk komponen pendidikan dan balita) hingga BPNT sebesar Rp 600.000.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa bantuan sosial merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara.

"Bantuan sosial adalah instrumen pelindung bagi rakyat, terutama mereka yang paling membutuhkan," ujarnya sebagaimana dikutip dari saluran resmi Kemensos RI.

Pemerintah menghimbau KPM agar melakukan pengecekan secara mandiri melalui aplikasi perbankan digital untuk menghindari antrean panjang di mesin ATM maupun agen bank, mengingat proses pencairan bisa terjadi sewaktu-waktu di luar jam kerja.

Editor : Rury Anjas Andita
#2 Februari 2026 #spm #Bansos #PKH dan BPNT #Saldo KKS #siks ng