Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Ramadan, Pemerintah Alokasikan Bansos Rp 2,3 Triliun untuk Korban Bencana Alam

Redaksi Lombok Post • Rabu, 11 Februari 2026 | 05:30 WIB

Update terbaru bansos 8 februari 2026: pemegang kks mandiri dobel rezeki, pkh tahap 1 2026 cair hingga jutaan rupiah.
Update terbaru bansos 8 februari 2026: pemegang kks mandiri dobel rezeki, pkh tahap 1 2026 cair hingga jutaan rupiah.
LombokPost— Pemerintah secara resmi menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,3 triliun yang dialokasikan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Penyaluran bantuan ini direncanakan akan dicairkan bertepatan dengan momentum bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang. Skema bantuan tersebut bersifat adaptif, yang dirancang khusus untuk merespons dinamika kondisi kebencanaan yang terjadi di berbagai daerah secara cepat dan tepat.


Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa persiapan penyaluran bansos kebencanaan ini dilakukan melalui koordinasi intensif lintas kementerian serta melibatkan pemerintah daerah.

Dalam prosesnya, Kementerian Sosial bersinergi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang bertindak sebagai Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Hal ini dilakukan untuk memastikan sinkronisasi data dan kelancaran distribusi di lapangan.

“Ini bansos adaptif untuk kebencanaan, tidak hanya untuk Sumatera, tetapi juga seluruh Indonesia yang memang memerlukan bansos adaptif,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Pemutakhiran Data dan Ketepatan Sasaran
Gus Ipul menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan tahap konsolidasi dan pemutakhiran data penerima manfaat. Langkah ini krusial dilakukan agar bantuan yang dikucurkan dapat menyasar keluarga yang benar-benar terdampak bencana sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

“Yang pertama kita sedang siapkan dan mudah-mudahan bisa segera disalurkan. Hari-hari ini kita kembali konsolidasi data penerima manfaat,” jelasnya.

Rincian Nilai dan Jenis Bantuan
Pemerintah telah menetapkan skema pemberian bantuan yang terbagi ke dalam beberapa kategori guna menunjang pemulihan pascabencana:

Bantuan Isian Rumah: Dialokasikan sebesar Rp 3 juta per keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Bantuan Pemulihan Ekonomi: Diberikan sebesar Rp 5 juta per keluarga dalam rangka program pemberdayaan sosial.

Bantuan Jaminan Hidup (Jadup): Ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan pangan harian dengan nilai Rp 15.000 per orang per hari selama periode tiga bulan.

“Jadi satu bulan per orang Rp 450.000, itu dikali tiga bulan. Itu yang kami lakukan,” tutur Gus Ipul merinci besaran bantuan jaminan hidup tersebut.

Melalui bantuan ini, pemerintah berharap beban ekonomi keluarga terdampak bencana dapat teringankan, terutama dalam menghadapi periode bulan suci dan hari raya.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bansos #tito karnavian #Saifullah Yusuf Jadi Mensos