Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NYAWA JAMAAH NOMOR SATU! Presiden Prabowo Instruksikan Skenario Berlapis Hadapi Konflik Timur Tengah, Kloter Pertama Haji 2026 Terancam Ditunda?

Nurul Hidayati • Rabu, 11 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa fokus utama kepala negara saat ini adalah memastikan tidak ada warga negara yang terancam nyawanya saat menunaikan rukun Islam.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa fokus utama kepala negara saat ini adalah memastikan tidak ada warga negara yang terancam nyawanya saat menunaikan rukun Islam.

LombokPost - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dibayangi oleh dinamika konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi situasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas agar keselamatan jsmaah haji Indonesia menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa fokus utama kepala negara saat ini adalah memastikan tidak ada warga negara yang terancam nyawanya saat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Skenario Berlapis dan Pemantauan Ketat

Hingga saat ini, pemerintah terus mematangkan berbagai skenario keberangkatan yang dijadwalkan mulai bergulir pada April mendatang.

Jika kondisi keamanan memungkinkan dan eskalasi konflik menurun, kloter pertama dijadwalkan terbang pada 22 April 2026.

“Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Kami menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia,” ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/3).

Opsi Penundaan hingga Rute Alternatif

Pemerintah tidak ingin berspekulasi dengan keselamatan jemaah. Sejumlah langkah darurat telah disiapkan.

Pengalihan Rute Penerbangan: Memilih jalur udara yang jauh dari zona konflik aktif untuk menghindari risiko serangan atau gangguan navigasi.

Opsi Penundaan: Jika situasi dinilai terlalu berisiko dan mengancam jiwa, pemerintah membuka peluang untuk menunda keberangkatan setelah berkonsultasi dengan DPR RI.

Koordinasi Lintas Sektoral: Kerja sama intensif antara Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, dan instansi terkait untuk memantau kondisi real-time di kawasan Teluk.

Koordinasi dengan DPR RI

Dahnil menambahkan bahwa segala keputusan krusial, termasuk jika harus dilakukan penundaan, akan dibahas secara mendalam bersama legislatif. "Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden," sambungnya.

Langkah ini diambil guna memberikan kepastian dan ketenangan bagi jutaan calon jemaah haji yang kini tengah bersiap menuju tanah suci. Pemerintah memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring dengan perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Indinesia #prabowo #Haji #presiden #Timur Tengah #konflik