Berdasarkan data yang dihimpun dari laman jawapos.com, Polri mencatat sebanyak 1.213.388 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui berbagai ruas jalan tol.
Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 20,89 persen dibandingkan volume lalu lintas harian normal, atau naik 2,83 persen jika dibandingkan dengan masa Lebaran tahun 2025 lalu.
Angka Kecelakaan Menurun Tajam Di balik padatnya arus lalu lintas tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membawa kabar yang sangat menggembirakan.
Hingga hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat, jumlah kecelakaan lalu lintas dilaporkan menurun signifikan sebesar 40,91 persen atau berkurang sebanyak 682 kasus dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Alhamdulillah jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan kepada kami ini menurun... dibandingkan pada operasi ketupat tahun 2025 kemarin," ujar Kapolri saat melepas ribuan peserta mudik gratis di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3).
Strategi One Way Nasional Dimulai Agar arus mudik tetap lancar dan nyaman, Korlantas Polri tidak mau kecolongan. Rekayasa lalu lintas berupa One Way Nasional resmi diberlakukan mulai siang ini.
Skema satu arah ini diterapkan mulai dari Kilometer 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga Kilometer 414 Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurai titik-titik kepadatan, seperti yang sempat terjadi di Gerbang Tol Cikatama dan jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Selain di jalan tol, rekayasa serupa juga disiapkan untuk beberapa ruas jalur non-tol yang mengalami kepadatan tinggi.
Dengan kombinasi kesadaran masyarakat dan rekayasa lalu lintas yang matang, Polri berharap kondisi aman dan nyaman ini bisa terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik selesai.
Editor : Marthadi