LombokPost - Tak hanya gempa, bencana lain juga melanda wilayah Maluku Utara.
Gunung Dukono mengalami erupsi besar dalam beberapa hari terakhir.
Terbaru terjadi Jumat (3/4). Gunung yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara itu mengalami dua kali erupsi.
Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 700 Meter
Yang pertama terjadi pada pukul 11.06 WIT dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak.
Sedangkan erupsi kedua terjadi pada sore hari dengan lontaran abu yang lebih tinggi.
”Erupsi sekitar pukul 17.28 WIT dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak,” kata Petugas PGA Dukono Bambang Sugiono dalam keterangan tertulisnya Jumat (3/4).
Data PPGA menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih cukup signifikan dan berpotensi terjadi secara berulang.
Saat ini, status gunung tersebut masih berada pada Level II atau Waspada. Pada level ini, aktivitas vulkanik masih fluktuatif dan dapat disertai letusan abu secara periodik.
PGA Dukono telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar gunung, termasuk para pengunjung dan wisatawan, agar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius empat kilometer dari Kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas erupsi.
Sebab, letusan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area terdampak menjadi tidak tetap.
”Masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik," katanya. (ant/ris/JPG/r3)
Editor : Redaksi