LombokPost-Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal dipangkas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, alokasi yang semula Rp 330 triliun turun menjadi Rp 270 triliun.
Purbaya membuka peluang anggaran program itu kembali turun. Pemerintah, kata dia, sedang melakukan perbaikan dan efisiensi besar-besaran dalam pelaksanaan MBG.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya melalui akun YouTube Denny Sumargo @curhatbang, Jumat (3/7). Ia mengatakan, pemangkasan anggaran menjadi bagian dari langkah efisiensi.
Menurut Purbaya, MBG tetap menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, program intervensi gizi itu tidak mungkin dihapus.
“Ini perintah Bapak Presiden,” kata Purbaya.
Ia menjelaskan, pemerintah memilih memperbaiki pelaksanaan program. Terutama karena MBG masih baru dan masih memiliki sejumlah kelemahan pada tahap awal.
Purbaya mengakui, pelaksana program juga masih dalam proses penyesuaian. Pemerintah akan lebih berhati-hati dalam menjalankan program itu ke depan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Koordinasi itu dilakukan untuk ikut memonitor pelaksanaan program MBG.
Editor : Akbar Sirinawa