LombokPost-Batas toleransi Sarwendah kini sudah habis membiarkan begitu saja penggiringan opini negatif terkait kedekatannya dengan Betrand Peto.
Dia pun mengambil langkah tegas meminta sejumlah akun media sosial untuk minta maaf sekaligus menghapus konten tidak pantas tentang dirinya.
Jika mereka masih belum mengikuti permintaan tersebut dalam waktu 3X24 jam, Sarwendah memastikan akan ambil langkah hukum baik pidana ataupun perdata mengingat kerugian yang dialaminya lumayan besar.
Nama baik Sarwendah jadi tercoreng atas ulah sejumlah penguna akun media sosial.
"Kenapa saya harus bertindak tegas? Karena ini sudah terlalu lama, sudah sangat mengganggu saya," ujar Sarwendah saat ditemui di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (15/5), dikutip dari Jawa Pos.
Selain itu, unggahan sejumlah akun media sosial yang mengaitkannya dengan Betrand Peto secara tak pantas juga berdampak negatif pada anak-anaknya.
Mereka sangat terganggu secara psikologis, apalagi mereka kini sudah semakin besar.
"Pemberitaan seperti ini sangat mengganggu saya dan anak-anak saya. Psikologis anak-anak saya jadi terganggu. Mereka sampai didampingi psikolog. Saya harus menjaga mental anak-anak saya," ucap Sarwendah.
Sarwendah tidak sampai hati menyebutkan fitnahan dialamatkan pada dirinya.
Namun yang paling menyakitkan hati, kata pengacaranya, unggahan netizen yang menyebut adanya hubungan tidak wajar antara ibu dan anak ini.
"Jadi ada postingan di akun TikTok, ada bahasa seperti, 'kecewa banget sama Sarwendah begituan sama anaknya'," tutur Pengacara Sarwendah, Abraham Simon.
Meskipun Betrand Peto bukan darah dagingnya karena merupakan anak angkat, Sarwendah menegaskan tidak pernah membeda-bedakan dia dengan anak-anaknya yang lain.
Sarwendah memposisikan diri sebagai seorang ibu untuk semua anaknya tanpa pandang bulu.
Dia berusaha adil untuk semua anaknya. (hiu)
Editor : Prihadi Zoldic