Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Superman Punya Post Credit Scene, Tapi James Gunn Bilang Jangan Terlalu Berharap

Alfian Yusni • Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:25 WIB
Film Superman 2025 memang menghadirkan post credit scene, tapi seperti peringatan James Gunn, jangan terlalu tinggi ekspektasinya. (Foto: instagram)
Film Superman 2025 memang menghadirkan post credit scene, tapi seperti peringatan James Gunn, jangan terlalu tinggi ekspektasinya. (Foto: instagram)

LombokPost - Film Superman 2025 dipastikan punya post credit scene, tapi James Gunn memberi peringatan kepada para penggemar agar tidak terlalu berharap banyak.

Meski adegan pasca kredit di film Superman terbaru ini telah dikonfirmasi, Jamea Gunn menyatakan bahwa kali ini ia lebih berhati-hati dalam menyiapkan kejutan pasca film berakhir.

“Ada post-credit scene, tapi jangan berasumsi itu akan mengarah ke cerita jangka panjang. Saya belajar dari kesalahan saya sendiri di Marvel,” kata James Gunn dalam wawancara eksklusif bersama Entertainment Weekly.

James Gunn mengungkapkan bahwa pengalamannya di Guardians of the Galaxy Vol. 2 menjadi pelajaran besar.

Ia menyesal saat memperkenalkan Adam Warlock di akhir film tanpa rencana matang. Hasilnya? Ia kesulitan memasukkan karakter itu ke dalam Guardians 3.

“Itu seperti jebakan yang saya buat untuk diri saya sendiri,” ujarnya.

Kini, di film Superman terbaru, James Gunn menerapkan pendekatan berbeda. Ia hanya akan menampilkan post credit scene bila benar-benar tahu arah cerita selanjutnya.

Ia memberi contoh sukses seperti film The Suicide Squad yang menghadirkan Peacemaker setelah serialnya mulai diproduksi.

Superman DCU Paling Pendek Sejak 1987

Film Superman 2025 berdurasi 2 jam 9 menit (129 menit), termasuk adegan pasca-kredit. Ini menjadikannya film Superman terpendek sejak Superman IV: The Quest for Peace (1987).

 

Durasi tersebut juga membantah rumor bahwa Warner Bros. ikut campur dan memaksa pemotongan adegan.

Gunn langsung menepis isu itu. “Zero truth to that. Ini film dari DC Studios, bukan Warner Bros,” tegasnya melalui Threads.

Film ini menjadi pembuka dari fase "Gods and Monsters" di DC Universe (DCU) baru yang digagas Gunn dan Peter Safran.

Meski film ini memperkenalkan beberapa karakter seperti Hawkgirl, Mister Terrific, hingga Guy Gardner, Gunn memastikan tidak ada Justice League di sini, belum sekarang.

“Ini bukan film kumpulan superhero. Ini tentang Superman dan dunia barunya,” katanya.

Karakter-karakter baru itu bisa jadi pondasi untuk proyek lain seperti Supergirl: Woman of Tomorrow (2026) dan Peacemaker Season 2 (Agustus 2025). Tapi Gunn tidak mau tergesa-gesa menyatukan semuanya dalam satu semesta.

Post Credit Scene Bukan Janji Kosong

Post credit scene Superman 2025 tetap akan menyenangkan, tapi tidak akan menjanjikan sesuatu yang belum tentu dibuat.

James Gunn tak ingin hype palsu lagi seperti dulu. Ia ingin membangun DCU dengan solid, sabar, dan terstruktur, bukan dengan gimmick semata.

“Saya hanya akan memberikan teaser kalau saya tahu itu akan ada kelanjutannya,” pungkasnya.

Film Superman 2025 memang menghadirkan post credit scene, tapi seperti peringatan James Gunn, jangan terlalu tinggi ekspektasinya.

 

Setelah pengalaman pahit dengan Adam Warlock, Gunn kini menyiapkan film Superman terbaru ini dengan pendekatan lebih matang.

Superman 2025 bukan hanya awal dari DCU, tapi juga awal dari cara baru menyenangkan penonton tanpa menjebak diri dalam janji kosong. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Post Credit Scene #james gunn #Superman