LombokPost - Dunia superhero kembali berguncang! Trailer Superman 2025 garapan James Gunn yang dirilis Jumat, 13 Juni 2025, menghebohkan jagat maya.
Bukan hanya karena aksi heroik David Corenswet sebagai Superman, tapi juga karena kemunculan wajah Ultraman, musuh bebuyutan baru yang tampak lebih menyeramkan dari ekspektasi.
Trailer Superman terbaru ini memperlihatkan Ultraman DC, yang jauh berbeda dari Ultraman versi Jepang.
Di semesta DC Universe, Ultraman adalah cerminan gelap Superman dari Earth-3, anggota Crime Syndicate, dan kali ini digambarkan dengan tampilan menyeramkan: kulit kebiruan, gigi seperti primata, dan rambut panjang tak terurus.
Banyak fans menduga wajah Ultraman ini merupakan hasil eksperimen atau kloning gagal, atau bahkan wujud baru dari Ultra-Humanite.
Yang tak kalah mencengangkan, Lex Luthor (Nicholas Hoult) tampil sangat dominan dalam trailer ini.
Ia bahkan secara terang-terangan mengancam akan membunuh Lois Lane sebagai aksi balas dendam pada Superman.
James Gunn pun membenarkan bahwa dalam film ini, Lex bukan sekadar tokoh pendukung, tapi menjadi pusat konflik yang mempertemukan ideologi manusia dan dewa.
"Dari sudut pandang Lex, Ultraman bukan hanya musuh Superman, tapi juga ancaman bagi dirinya sendiri," ujar Gunn dalam wawancara eksklusif.
Film Superman terbaru ini juga menampilkan adegan misterius: Superman terikat sambil menggendong bayi alien, yang langsung memicu teori fans, siapa bayi itu? Apakah dia senjata, harapan terakhir Krypton, atau ancaman besar yang tersembunyi?
Tak hanya itu, James Gunn membocorkan bahwa beberapa aktor Marvel seperti Pom Klementieff, Michael Rooker, dan Bradley Cooper akan muncul sebagai suara AI di Fortress of Solitude, menjadi kejutan bagi para penggemar MCU yang penasaran dengan semesta baru DCU ini.
Soal kritik visual, Gunn juga merespons cepat. Salah satu adegan terbang yang dianggap terlalu "plastik" oleh penggemar dihapus dari trailer.
Gunn mengakui bahwa penggunaan lensa sudut lebar membuat kesan CGI berlebihan, dan ia memilih untuk memperbaikinya demi menjaga kualitas.
Film Superman 2025 berdurasi 2 jam 9 menit ini juga membuka fase baru DC Universe: Gods and Monsters, menjadi pondasi bagi proyek lanjutan seperti Lanterns, Supergirl, hingga Peacemaker Season 2.
Gunn menegaskan filosofi baru DCU adalah “dead is dead”—kematian karakter tidak akan dimanipulasi demi fan service. (***)
Editor : Alfian Yusni