Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ini yang Bikin Jumlah Wisatawan Asing menginap di Hotel Melati lebih Tinggi Dibandingkan Hotel Berbintang di NTB

Geumerie Ayu • Sabtu, 5 Juli 2025 | 08:15 WIB
TINGKATKAN PAD: Sepasang turis asing sedang check in disalah satu hotel Lombok Tengah, belum lama ini. (Dewi/Lombok Post)
TINGKATKAN PAD: Sepasang turis asing sedang check in disalah satu hotel Lombok Tengah, belum lama ini. (Dewi/Lombok Post)

LombokPost–Geliat usaha hotel berbintang dan non bintang atau hotel melati menunjukkan perkembangan positif.

Tamu menginap di kedua kategori perhotelan ini tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan.

Meski sama-sama meningkat, namun tamu menginap di hotel melati jauh lebih tinggi dan didominasi wisatawan asing.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Wahyudin mengatakan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Mei 2025 tercatat 38,76 persen.

Jumlah ini mengalami peningkatan 0,65 poin dibandingkan April 2025 sebesar 38,11 persen.

“Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang pada Mei 2024 yang sebesar 39,25 persen, maka TPK Mei 2025 mengalami penurunan sebesar 0,49 poin,” jelasnya.

Untuk TPK hotel melati pada Mei 2025 tercatat 31,74 persen.

Jumlah ini naik 2,64 poin dibandingkan April 2025 sebesar 29,10 persen.

Sejumlah wisatawan domestik yang tengah melakukan proses check in di salah satu hotel di Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.
Sejumlah wisatawan domestik yang tengah melakukan proses check in di salah satu hotel di Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

Jika dibandingkan dengan TPK hotel non bintang Mei 2024 yang sebesar 29,69 persen, maka TPK Mei 2025 mengalami kenaikan sebesar 2,05 poin.

Hal ini mengindikasikan tren positif yang berkelanjutan.

Terkait jumlah tamu yang menginap, di hotel bintang tercatat sebanyak 104.628 orang. Jumlah ini meningkat 7,6 persen dari bulan sebelumnya.

Jumlah itu didominasi tamu dalam negeri sebanyak 61.670 orang atau 58,94 persen.

Sedangkan tamu luar negerinya sebanyak 42.958 orang atau 41,06 persen.

Berbeda dengan hotel bintang, tamu hotel melati justru didominasi tamu luar negeri.

Dari jumlah 130.553 orang, tamu dalam negerinya sebesar 58.435 orang atau 44,76 persen.

Sedangkan tamu luar negerinya sebesar 72.118 orang atau 55,24 persen. “Tamu hotel melati meningkat 23,69 persen dari bulan sebelumnya,” ujarnya.

Tingginya jumlah tamu luar negeri di hotel melati menandakannya lebih diminati wisatawan asing.

Sekaligus menandakan preferensi wisatawan asing terhadap akomodasi yang mungkin lebih terjangkau atau menawarkan pengalaman lokal yang berbeda.

Lama menginap rata-rata tamu di hotel non bintang juga sedikit meningkat menjadi 1,63 hari.

Hal ini menunjukkan bahwa para pelancong mulai betah berlama-lama di NTB.

"Perjalanan wisatawan Nusantara ini berasal dari bigdata dengan metode Mobile Positioning Data, bekerja sama dengan provider," tandasnya. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#tamu #hotel bintang #Wisatawan asing #hotel melati