LombokPost – Serial drama terbaru berjudul Butterfly menjadi sorotan hangat di kalangan pencinta K-drama dan penggemar serial Hollywood.
Gabungan sempurna antara aksi, drama, dan budaya lintas negara, serial Butterfly menghadirkan deretan artis papan atas Korea dalam debut mereka di panggung Hollywood.
Serial ini menandai tonggak penting dalam dunia hiburan Korea, dengan para artis kenamaan seperti Kim Ji Hoon, Park Hae Soo, Kim Tae Hee, Sung Dong Il, dan Lee Il Hwa tampil sebagai bagian dari proyek internasional ini.
Mereka akan bersanding dengan Daniel Dae Kim, aktor sekaligus produser eksekutif serial ini, serta Reyna Hardesty dalam peran utama.
Daniel Dae Kim berperan sebagai David Jung, mantan perwira intelijen AS yang kini menjadi target pembunuhan.
Sedangkan Reyna Hardesty memerankan Rebecca, agen aktif yang dikirim untuk mengejarnya.
Kisah ini menggambarkan permainan hidup dan mati antara dua agen dalam dunia bayangan, dengan latar yang menggugah dan penuh ketegangan.
Berdasarkan novel grafis berjudul sama, Butterfly merupakan hasil kolaborasi erat antara tim produksi Korea dan Amerika.
Serial ini syuting selama empat bulan di berbagai lokasi ikonik Korea, seperti Sungai Han, Cheonggyecheon, Jongno, Yeouido, Busan, hingga Andong, memperlihatkan pesona Korea yang jarang ditampilkan dalam karya Hollywood.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Seoul turut mendukung penuh produksi ini, terlebih setelah Daniel Dae Kim diangkat sebagai warga kehormatan Kota Seoul berkat peran aktifnya dalam mempromosikan budaya Korea di kancah global.
Menariknya, meski bergenre thriller spionase, Butterfly tetap menyuguhkan nuansa kekeluargaan dan nilai-nilai khas Korea, yang membedakannya dari serial sejenis.
Hal ini tak lepas dari tangan dingin showrunner Steph Cha, penulis misteri Korea-Amerika pemenang penghargaan LA Times, yang menulis dan memimpin serial ini.
Daniel Dae Kim menyebut Butterfly sebagai impian yang menjadi nyata.
“Saya selalu ingin menciptakan sebuah cerita yang menjembatani dua budaya yang saya cintai, dan Butterfly adalah jawabannya,” ungkapnya dalam konferensi pers.
Serial ini akan tayang perdana di Prime Video pada 13 Agustus 2025, dan menyusul di tvN pada 22 Agustus 2025.
Dua platform penayangan ini memungkinkan ‘Butterfly’ menjangkau pasar internasional sekaligus domestik secara maksimal.
Butterfly bukan hanya sekadar serial spionase, melainkan sebuah langkah besar dalam kolaborasi budaya Korea dan Hollywood.
Dengan kekuatan naskah, pemain bintang, dan elemen lokal yang kuat, serial ini digadang-gadang menjadi drama lintas budaya paling dinantikan tahun ini. (Geumie)
Editor : Prihadi Zoldic