Fantagio dikabarkan sedang menghadapi cobaan berat berupa krisis keuangan.
Badai finansial yang datang bertubi-tubi mengancam masa depan agensi yang dikenal sebagai "pabrik" idola dan aktor ternama.
Masalah utama Fantagio adalah tumpukan utang yang harus segera dibayarkan.
Pertama, ada tagihan pajak dari Kantor Pajak Regional Seoul sebesar 8,2 miliar won ($6 juta) yang harus dilunasi pada 31 Oktober.
Belum selesai di situ, ada lagi utang obligasi senilai 13 miliar won ($9,6 juta) yang akan jatuh tempo pada bulan November.
Total utang yang harus dibayar Fantagio mencapai lebih dari 21 miliar won, sementara uang tunai yang mereka miliki per akhir Maret hanya 11 miliar won.
Fantagio butuh dana tambahan besar untuk bisa membayar semua utang tersebut.
Krisis ini makin parah karena Cha Eun Woo, sang superstar utama, saat ini sedang menjalani wajib militer (Wamil).
Menurut laporan, penghasilan Fantagio selama ini sangat bergantung pada Cha Eun Woo, yang menyumbang lebih dari separuh total pendapatan perusahaan pada akhir 2023.
Tanpa Cha Eun Woo, pendapatan agensi diperkirakan akan menurun drastis.
Fantagio sebenarnya punya rencana cadangan untuk tetap menghasilkan uang, yaitu dengan memproduksi drama kolosal "Uinyeo Dae Jang Geum".
Drama ini diharapkan bisa jadi sumber penghasilan utama selama Cha Eun Woo wajib militer.
Namun, proyek ambisius ini juga terpaksa ditunda.
Pihak agensi beralasan pasar drama sejarah sedang lesu, sehingga mereka memilih "memantau situasi" terlebih dahulu.
Ini bukan kali pertama Fantagio mengalami masalah keuangan.
Pada 2021 dan 2023, mereka berhasil mengumpulkan dana besar untuk proyek-proyek baru, tapi sayangnya investasi itu belum membuahkan hasil signifikan.
Editor : Redaksi Lombok Post