LombokPost – Bintang muda tenis Kanada, Victoria Mboko, kembali mencuri perhatian publik.
Dalam satu minggu yang luar biasa, Victoria Mboko menghadiri peragaan busana Chanel Métiers d'Art di New York City, kemudian terbang ke Ottawa untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Momen ini semakin menegaskan status Victoria Mboko sebagai rising star dunia olahraga, mode, dan budaya pop.
Di peragaan busana Chanel, Victoria Mboko tampil memukau dengan jaket tweed hitam-putih dan rok senada.
Victoria Mboko bahkan menjadi pusat perhatian saat berpose bersama legenda rock Jon Bon Jovi dan ikon mode Anna Wintour.
Chanel Métiers d’Art tahun ini digelar di peron kereta bawah tanah yang sudah lama terbengkalai di Manhattan, dan dihadiri selebritas seperti A$AP Rocky, Emily Ratajkowski, Kristen Stewart, hingga Jenny Slate.
Setelah tampil di New York, Victoria Mboko langsung terbang ke Kanada untuk menghadiri pertemuan resmi di Parliament Hill.
Perdana Menteri Mark Carney menyambut Victoria Mboko dan keluarganya, serta melihat langsung trofi National Bank Open yang ia menangkan musim panas lalu.
“Merupakan suatu kehormatan bagi Anda untuk berada di sini,” ujar Perdana Menteri kepada Mboko. “Betapa bangganya kami atas semua yang telah Anda capai di usia yang begitu muda,” sambungnya.
Dalam pertemuan itu, Victoria Mboko juga menghadiahkan raket yang ia gunakan untuk mengalahkan Naomi Osaka di final Montreal.
Pertemuan yang sarat simbolis ini sekaligus merayakan pencapaiannya yang luar biasa — naik dari peringkat 333 ke posisi 18 dunia hanya dalam satu musim dengan rekor 60-14.
Prestasi mengagumkan Victoria Mboko musim ini tidak hanya membawanya ke puncak tenis WTA, tapi juga ke panggung mode dan politik, menjadikannya salah satu ikon baru paling menjanjikan jelang musim 2026.
Editor : Rury Anjas Andita