Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Stok Langka, NTB Targetkan Produksi 1.000 APD Korona

Redaksi Lombok Post • Selasa, 31 Maret 2020 | 16:42 WIB
Ilustrasi Penanganan Korona (Dok Jawa Pos)
Ilustrasi Penanganan Korona (Dok Jawa Pos)

MATARAM-Pemprov NTB akan memproduksi alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan paramedis. ”Kami punya target produksi 1.000 unit APD,” kata Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuyanti, pada Lombok Post, kemarin (30/3).


                Setelah mempelajari bahan dan cara produksi APD, industri kecil menengah (IKM) di NTB sangat bisa memproduksi. Sebab, pembuatan APD tidak terlalu sulit. ”In syaa Allah ada IKM yang bisa membuat,” katanya.


                Produksi APD saat ini dalam tahap persiapan. IKM tengah menunggu bahan baku yang didatangkan dari luar. Bila bahan baku sudah ada, secepatnya produksi dilakukan. ”Mudahan minggu ini bisa mulai produksi, Jumat atau Sabtu,” jelasnya.


                Dia memastikan, bahan baku yang digunakan sesuai standar kesehatan. Bahan baku yang dibutuhkan berupa kain spunbond untuk APD 100 gram. ”Ini masih kita datangkan dari luar,” katanya.


                Dalam dunia kesehatan, kain spunbond digunakan untuk membuat masker dan penutup kepala. Kain ini ramah lingkungan dan higienis.


                Pemprov saat ini tengah menyiapkan SDM untuk membuat APD tersebut. Terkait standar pembuatan, mereka tetap mengacu pada standar yang aman untuk kesehatan. ”Tentu memperhatikan standar pengadaan bahan baku, proses  produksi, dan pengemasan,” jelasnya.


                Sementara untuk pengadaan masker, Kepala Dinas Perdagangan NTB Fathurrahman mengatakan, pemprov mendukung UKM dan IKM yang ingin memproduksi. ”Pemprov mendorong mereka membuat,” katanya.


Menurutnya, tidak ada larangan bagi siapa saja memproduksi masker. ”Kita tidak membuat masker medis, tapi masker kain yang bisa digunakan warga sehari-hari,” jelasnya.


Rencananya jumlah masker yang akan diproduksi mencapai 100 ribu unit. Harapannya, kekurangan masker ke depan bisa diatasi. ”Masker ini bisa dipakai untuk mencegah penyebaran viru korona,” jelasnya. (ili/r5)

Editor : Redaksi Lombok Post
#paramedis #apd #masker #tenaga medis