Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Percepat Pemulihan Pariwisata, 2.200 Pekerja Divaksin

Administrator • Selasa, 30 Maret 2021 | 20:11 WIB
PULIHKAN PARIWISATA: Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah (tengah) memberi sambutan saat meninjau lokasi pelaksanaan vaksin bagi para pekerja sektor pariwisata NTB di lokasi Bazar Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (30/3/2021). (Diskominfo NTB for Lom
PULIHKAN PARIWISATA: Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah (tengah) memberi sambutan saat meninjau lokasi pelaksanaan vaksin bagi para pekerja sektor pariwisata NTB di lokasi Bazar Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (30/3/2021). (Diskominfo NTB for Lom
PRAYA-Sebanyak 2.200 orang pekerja sektor pariwisata di NTB divaksin secara bertahap. Ini untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19. Diharapkan upaya ini dapat membangun kembali kepercayaan, ketenangan, dan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke NTB.

"Kali ini pelaku pariwisata yang kita sasar, agar pariwisata pulih. Ada sekitar 500 vaksin yang disiapkan untuk hari ini, insya Allah dalam beberapa hari selesai," kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menyaksikan vaksinasi masal pelaku pariwisata di lokasi Bazar Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (30/3/2021).

Ummi Rohmi sapaan akrab wagub berpesan, walaupun vaksinasi telah dilakukan penerapan dan disiplin dalam menaati 5M, harus tetap dilakukan. "Jangan mentang-mentang sudah divaksin tapi melanggar protokol. Saya imbau agar tetap menjaga diri dengan ikuti protokol kesehatan," imbaunya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Moh. Faozal mengatakan, pemberian vaksin ini untuk menguatkan dan mengembalikan kepercayaan diri masyarakat di era Covid-19. Sehingga masyarakat Indonesia bahkan dunia internasional tidak takut datang untuk berlibur ke NTB. "Yang divaksin ini pekerja pada hotel dan restoran yang mengantongi sertifikat CHSE di kawasan lingkar Mandalika. Nantinya secara bertahap akan menyasar semua industri pariwisata," kata Faozal.

Selain itu, vaksinasi ini menurutnya juga memberikan kepastian industri pariwisata agar siap beroperasi. Ini sebagai bagian dari strategi peningkatan promosi pariwisata di NTB. "Menghadapi event MotoGP, vaksinasi dan penerapan CHSE membangun image NTB dan pengunjung pariwisata untuk tidak ragu mendatangi Mandalika sebagai destinasi super prioritas," tutupnya. (ewi/r1) Editor : Administrator
#Mandalika #Vaksinasi #Pekerja Pariwisata #Pariwisata