Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hari Pertama Pramusim MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Jadi yang Tercepat

Administrator • Jumat, 11 Februari 2022 | 21:47 WIB
MASIH TERTINGGAL: Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo hanya mampu menempati catatan waktu kelima tercepat dalam ajang tes pramusim hari pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (11/2).  (TONI/LOMBOK POST)
MASIH TERTINGGAL: Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo hanya mampu menempati catatan waktu kelima tercepat dalam ajang tes pramusim hari pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (11/2). (TONI/LOMBOK POST)
MANDALIKA-Pebalap Yamaha Monster Energy Fabio Quartararo yang juga juara bertahan MotoGP tahun 2021 lalu belum bisa menunjukkan catatan waktu impresif di hari pertama tes pra musim di Sirkuit Mandalika, Jumat (11/2).

Begitu juga dengan pembalap Repsol Honda juara dunia delapan kali Marc Marquez. Catatan waktu dua pebalap ini masih tertinggal oleh rekan Marquez di Repsol Honda Pol Espargaro yang menorehkan catatan waktu 1 menit 32,466 detik beberapa menit jelang tes sesi pertama ditutup pukul 17.00 Wita.

Dimulai sekitar pukul 09.00 Wita, Marc Marquez sebenarnya berhasil mencatatkan waktu tercepat saat tes berlangsung pukul 14.00 Wita. Ia berhasil menorehkan catatan waktu 1 menit 36,251 detik di lap ke-27 dengan top speed 305 kilometer per jam.

Namun catatan Marquez ini berhasil disalip oleh Quartararo saat sesi yang berlangsung pukul 15.00 Wita. Quartararo mencatatkan waktu lebih singkat dari Marquez yakni 1 menit 34,074 detk di lap ke 52 dengan top speed 307,6 kilometer per jam.

Keluar masuk pitlane, para pembalap terus berupaya mencari setingan terbaik dengan mengganti ban hingga menyesuaikan mesin dengan kondisi lintasan Sirkuit Mandika. Maklum, kondisi sirkuit kemarin sedikit lembab karena cuaca sedang mendung. Bahkan hujan rintis juga sempat terjadi di kawasan Sirkuit Mandalika.

Pada sesi tes pukul 17.00 Wita, Brad Binder sempat menjadi yang tercepat setelah mengukir catatan waktu 1 menit 32,943 detik. Sayang, di menit akhir jelang ditutupnya tes hari pertama di Sirkuit Mandalika Pol Espargaro dan kakaknya Aleix Espargaro dari Aprilia Racing Team berhasil melewati catatan Binder. Aleix memiliki seilisih waktu 0,471 detik dari Pol.

Hingga tes hari pertama berakhir, Marquez dan Quartararo masih belum menemukan catatan waktu terbaik. Namun catatan waktu Quartararo lebih baik dari Marquez karena pembalap Francis tersebut bertengger di posisi lima dibawah Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins. El Diablo julukan Quartararo mencatatkan waktu 1 menit 33,108 detik. Marquez harus puas menempati urutan ke-17 dengan catatan waktu 1 menit 33,776 detik.

Pembalap Ducati Johan Zarco yang mencatatkan waktu urutan ke-13 berhasil menorehkan top speed 314,8 kilometer per jam di Sirkuit Mandalika.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Asociation (MGPA) Priandhi Satria mengatakan balapan tes pra musim hari pertama berjalan cukup baik. Semua pembalap dikatakannya keluar masuk lintasan ganti ban dan setingan mesin. "Ini artinya mereka menikmati lintasan dan mencari setingan terbaik untuk menghadapi seri balapan MotoGP tahun ini," kata dia.

Terkait adanya beberapa persoalan seperti lumpur dan kondisi lintasan yang masih belum bersih, pihaknya sedang cari solusi atas persoalan tersebut. MGPA menduga kemungkinan lumpur berasal dari pos Marshall. Karena beberapa Marshall ada yang diantarkan oleh kendaraan bus ke posnya. sehingga kemungkinan bus yang masuk ke area Sirkuit membawa lumpur. "Ini akan menjadi catatan karena Dorna meminta kami membagi Marshal lewat lintasan luar dan lewat lintasan dalam satu arah," katanya.

Namun ia memastikan jika lumpur tidak berasal drainase yang dibangun. Karena semua area di dalam sirkuit sudah clear. Kemudian lintasan di dalam sirkuit juga diduga kotornya disebabkan bekas sisa ban motor para pembalap.  Ini juga yang diduga membuat Dorna sempat menutup trek dengan mengibarkan bendera merah. Ketika bendera merah dikibarkan, maka tidak boleh ada kendaraan balap di lintasan.

"Itu normal karena akan ada pembersihan lintasan. Red flag tidak mesti karena harus ada insiden. Itu standar ketika panitia ingin masuk lintasan dan menyetop pembalap masuk sirkuit," papar Andhi, sapaannya.

Setelah tes hari pertama, para pembalap menurut MGPA menilai Sirkuit Mandalika sebagai sirkuit yang menantang. Karena baru kali pertama menjadi tuan rumah MotoGP.  Mencari setingan di sirkuit ini dirasakan tidak mudah.  "Pilihan ban dan mesin antara pagi, siang dan jelang sore akan berbeda. Kombinasi ini semua membuat mereka keluar masuk pitlane mencari catatan waktu terbaik. Mereka memang harus mencari setingan terbaik. Bagaimana kondisi lintasan basah, lembab, kondisi kering mereka harus punya catatan setingannya," tandasnya. (ton)

  Editor : Administrator
#MotoGP #MotoGP Mandalika #marc marquez #fabio quartararo #pol espargaro