"Sebelum diterapkan, selama bulan Juni dilakukan sosialisasi uji coba pembayaran parkir non tunai tersebut," ucap Stakeholder Relation Manager Bandara Lombok Arif Haryanto, Minggu (11/6).
Arif menuturkan, migrasi metode pembayaran ini merupakan salah satu upaya Bandara Lombok dalam memberikan layanan prima kepada pengguna jasa. Selain itu, sistem pembayaran konvensional memerlukan waktu yang cukup lama dalam proses transaksi sehingga beberapa kali terjadi antrean kendaraan di pintu keluar terutama saat akhir pekan.
Arif berharap, penerapan pembayaran non tunai sepenuhnya ini mampu menjadi solusi atas permasalahan tersebut. "Dengan pembayaran ini juga pendapatan parkir di bandara lebih terorganisasi dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Ia pun mengimbau pengguna jasa, agar menyiapkan kartu pembayaran non tunai atau uang elektronik. Untuk mendapatkan kartu ini, Bandara Lombok sudah menyiapkan sejumlah titik untuk pembelian kartu termasuk di pintu keluar.
"Top up parkir bisa dilakukan di mana saja, mulai di ritel modern, m-banking," tambah Arif.
Sebagai uji coba, Bandara Lombok menyiapkan satu pintu keluar atau tol gate khusus yang melayani pembayaran parkir non tunai. Jika hasilnya mendapat sambutan positif pengguna jasa, tak dipungkiri akan diterapkan ke semua pintu keluar. "Karena per 1 Agustus nanti non tunai ini sudah diterapkan," pungkasnya. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita