Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi Beri Arahan ke Dinas Dikbud NTB, Kepala SMA, SMK dan SLB negeri se-NTB

Yuyun Kutari • Rabu, 27 September 2023 | 12:08 WIB
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi (kemeja putih) berfoto bersama dengan jajaran Dikbud NTB, dan kepala SMA, SMK dan SLB negeri se-NTB, di teater utama Taman Budaya NTB, Selasa (26/9/23)
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi (kemeja putih) berfoto bersama dengan jajaran Dikbud NTB, dan kepala SMA, SMK dan SLB negeri se-NTB, di teater utama Taman Budaya NTB, Selasa (26/9/23)

 

MATARAM-Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi memberikan arahan dan motivasi, kepada jajaran Dinas Dikbud NTB, serta ratusan kepala SMA, SMK, dan SLB negeri se-NTB, yang berlangsung di teater utama Taman Budaya NTB, Selasa (26/9/23).

Arahan ini sangat penting, mengingat segala program Dinas Dikbud NTB dan kepala sekolah harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RDP) Tahun 2024-2025, searah dengan tagline baru Maju Melaju, dan yang diharapkan dapat menyukseskan program Kabinet Indonesia Maju.

Hal lainnya, Pj Gubernur NTB mengingatkan seluruh jajaran Dinas Dikbud NTB, terutama kepala dan guru SMA sederajat, untuk menjaga netralitas jelang pesra demokrasi yang akan digelar serentak di Tahun 2024.

“Jelang pelaksanaan agenda nasional Pemilu serentak di tahun 2024, proses demokrasi harus berlangsung dengan berkualitas,” tegasnya.

Perbedaan politik adalah sebuah keniscayaan, namun hal ini jangan sampai menjadi penyebab munculnya berbagai macam konflik internal. Sebab perbedaan pilihan yang berlangsung berkepanjangan, dapat memicu orientasi yang berbeda pula dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), apalagi kepala sekolah dan guru yang notabene sebagai seorang pengajar dan pendidik.

“Kalau beda pilihan itu terjadi berkepanjangan bisa jadi kita akan bias orientasi masa depan, kita asyik melakukan pembenaran-pembenaran pribadi atas sikap politik dan mengabaikan argumentasi yang lain, ada kondisi dimana akhirnya kita tersulut emosi dan berdampak negatif pada kinerja,” terang pria yang akrab disapa Miq Gita ini.  

Di kesempatan itu, dirinya meminta kepada seluruh jajaran Dinas Dikbud NTB dan Kepala SMA, SMK dan SLB untuk sama-sama membantu Pemprov NTB, menjaga stabilitas politik. “Perlu digaris bawahi, harapan saya besar bahwa bapak dan ibu kepala sekolah menjaga netralitas sebagai seorang ASN,” ujarnya.

Ia meminta di momentum jelang pelaksanaan Pemilu serentak, kepala sekolah dan guru harus menjaga diri. Jangan membuat diri sendiri terlena bahkan terjerumus pada bujukan aktor politik, yang dapat memicu indikasi masuk dalam nuansa dalam kontestasi politik.

“Ini tidak boleh terjadi, sebagai seorang ASN, hal-hal seperti itu tidak harus disikapi secara berlebihan, terlebih lagi sampai merusak sendi-sendi persahabatan dan kekeluargaan hingga persaudaraan, jangan sampai terjadi,” kata Miq Gita.

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi

Menjaga netralitas sebagai seorang ASN, juga harus mengedepankan sikap bijaksana dalam bermedia sosial. Pj gubernur mengibaratkan, jarimu jerujimu. “Mendukung secara terang-terangan di sosial media, menyuarakan hal yang berkaitan dengan program peserta pemilu, bisa jadi itu bukan lagi bentuk simpati tetapi sudah kelolosan dan itu jadi kampanye. Jangan sampai guru dan kepala sekolah banyak ditegur bawaslu,” tegasnya.

Arahan berikutnya, kepala sekolah menjadi garda terdepan dan berkontribusi pada berbagai hal positif dalam kehidupan bermasyarakat. Karena penyelenggaraan pendidikan tidak terlepas dari peran serta masyarakat.

“Kepala sekolah juga menjadi katalisator, yang berperan dalam melanjutkan program-program baik pemerintah tentu di biang pendidikan,” jelasnya.

Tak kalah pentingnya, di era yang serba maju sekarang ini, Miq Gita mengingatkan tugas kepala sekolah untuk berfokus pada penyiapan generasi emas NTB, agar memiliki daya saing di kancah nasional maupun internasional. Caranya, dengan menyiapkan siswa kelas XII mengikuti program penguasaan bahasa asing.

“Lembaga BUMN dan Non-BUMN banyak yang memberikan beasiswa, ini adalah kesempatan baik bagi putra-putri NTB agar bisa tampil di kancah nasional dan internasional,” ujarnya.

“Sehingga dengan penyiapan penguasaan bahasa asing ini, menjadi kesempatan untuk ikut berkompetisi mendapatkan beasiswa, siapa yang tidak bangga kalau masing-masing siswa dari semua sekolah melanjutkan studi ke kampus di dalam dan luar negeri, apalagi itu dari beasiswa,” terang Miq Gita.

Pj Gubernur juga memotivasi jajaran Dinas Dikbud NTB untuk menciptakan bebragai macam inovasi. Kedepannya, hal tersebut bisa ditiru dan menjadi contoh baik daerah lain.

“Ciptakan aplikasi atau inovasi yang seperti apa, dengan tetap mengedepankan efisiensi, berkualitas, kebaruan dan tak kalah penting adalah aplikatif, itu sangat bisa didaftarkan sebagai inovasi,” terangnya.

Suasana pengarahan yang digelar Dinas Dikbud NTB
Suasana pengarahan yang digelar Dinas Dikbud NTB

Tak lupa pula, di tengah gempuran pengaruh globalisasi, kepala sekolah dan guru harus tetap mengajarkan peserta didik tentang kearifan lokal. Dengan melaksanakan program Sabtu Budaya yang lebih variatif. “Saya rasa kalau berbicara tentang budaya itu sangat luas maknanya, sekolah bisa membuat kegiatan beragam, dan ini menjadi kesempatan kita memberikan panggung kepada siswa dan siswi kita,” jelas Miq Gita. 

Setelah resmi menjabat sebagai Pj Gubernur NTB, Miq Gita meminta izin dan juga memohon dukungan kepada suluruh pejabat dan Kepala Sekolah yang hadir, dalam memimpin Bumi Gora kedepannya.

"Bantu saya dalam melaksanakan tugas kePJan ini, terima kehadiran saya saat ini, permakluman saya, bertabe, tabe, santabe, nurge, izinkan saya memimpin daerah ini melanjutkan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan didukung oleh bapak ibu semua," ujarnya.

Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan mengucapkan rasa terima kasih atas wejangan yang disampaikan Pj Gubernur NTB H Lalu Gita Ariadi. Tentu apa yang menjadi pembahasan dalam arahan tersebut akan terus diingatkan pada diri sendiri dan seluruh jajarannya hingga ke tingkat sekolah.

“Mengenai harapan beliau tentang penyiapan siswa dalam hal penguasaan bahasa asing, terus berinovasi, dan lain sebagainya, akan kami tindaklanjuti dalam berbagai program secepatnya,” tegas pria bergelar doktor ini. (yun/adv)

Editor : Kimda Farida
#pendidikan #pendidik #Aidy Furqan #sma #smk #Dikbud NTB #Pj Gubernur NTB #SLB #Lalu Gita Ariadi