LombokPost-Pendidikan pembentukan bintara Polri gelombang II tahun 2023 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTB di Belanting, Lombok Timur, ditutup, Kamis (21/12).
Penutupan ditandai dengan penanggalan tanda siswa serta pemasangan tanda pangkat epektif dan pengalungan medali dan ijazah.
Dilanjutkan dengan pengambilan sumpah janji 254 bintara remaja Polri serta penandatanganan janji sebagai anggota Polri.
“Pada hari ini Kamis tanggal 21 Desember 2023 pukul 09.30 Wita, pendidikan pembentukan bintara Polri gelombang II tahun 2023, saya nyatakan ditutup,” kata Irwasda Polda NTB Kombespol Benny Subandi saat memimpin upacara di SPN Polda NTB.
Upacara penutupan dihadari Karo SDM Kombespol Boro Windu Danandito, Kepala SPN Kombespol Sapto Priyono, Kabiddokkes Kombespol dr Sumarsono, Dirbinmas Kombespol Dessy Ismail, perwakilan TNI dan perintah daerah.
“Menjadi anggota Polri itu tidak mudah, karena tantangan yang dihadapi cukup berat, harus penuh dedikasi dan tanggung jawab. Namun itu semua kembali kepada diri kita masing masing,” pesan Kombes Benny.
Dia juga mengingatkan gaji seorang bintara. “Kalau mau jadi kaya jangan jadi anggota Polri karena gaji kecil, namun pengabdian ihklas kepada masyarakat itu yang penting,” pungkasnya.
Mewakili Kapolda NTB, Kombes Benny juga membacakan amanat Kalemdiklat Polri.
Dalam amanat itu disampaikan, di waktu yang sama juga dilakukan pelantikan terhadap 9 orang polisi wanita, 8 orang personel Polairud yang terdiri dari 4 bintara dan 4 tamtama, serta 59 orang personel Brimob yang terdiri dari 50 bintara dan 9 tamtama. (*/r1)
Editor : Marthadi