Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ditarget Beroperasi Tahun Ini, PLN UIP Nusra Cek Progress PLTU Sambelia untuk Mendukung Sektor Pariwisata NTB

Marthadi Zuk • Senin, 4 Maret 2024 | 20:06 WIB

 

Manajemen PLN UIP Nusra melihat dari dekat progres pembangunan PLTU Sambelia.
Manajemen PLN UIP Nusra melihat dari dekat progres pembangunan PLTU Sambelia.
LombokPost-Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memantau progres pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sambelia Fast Track Program (FTP) kapasitas 2x50 MW, Kamis (22/2).

PLTU yang berlokasi di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, ini ditargetkan beroperasi pada 2024.

Pembangkit ini diproyeksikan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, memperkuat sistem kelistrikan Lombok, serta mendukung sektor pariwisata di NTB.

GM PT PLN (Persero) UIP Nusra Abdul Nahwan mengatakan proyek yang sempat terkendala pandemi itu kini menjadi fokus PLN untuk memacu progres PLTU agar manfaatnya dapat segera dinikmati masyarakat.

“PLTU Sambelia ditargetkan mendorong masuknya investasi di Lombok seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas untuk pengembangan pariwisata dan event internasional,” kata Nahwan.

Kunjungan manajemen ke PLTU Sambelia ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dua unit gerobak sampah listrik (golis) karya SMKN 3 Mataram binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra untuk keperluan pengelolaan sampah di Desa Padak Guar.

Selain untuk keperluan pengelolaan sampah desa, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kendaraan listrik dan menumbuhkan minat masyarakat setempat pada kendaraan listrik.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan bisa menyebar serta diminati masyarakat,” harap Nahwan.

Mewakili kepala Desa Padak Guar, Sekretaris Desa I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan golis.

Gusti mengatakan, sampah menjadi salah satu masalah di Sambelia yang perlu dikelola sebaik-baikya.

“Hari ini kami menerima gerobak listrik yang akan difungsikan sebagai pengakut sampah yang di mana program desa sendiri sudah ada olah sampah terpadu untuk pengolahan sampahnya. Jadi sangat tepat sekali kebetulan yang kurang itu alat pengakutnya,” ujar Gusti.

Baca Juga: Gulung Sembilan Budak Narkoba, Polres Bima Sita Sabu 255,10 Gram

Dia berharap dapat terus bersinergi dengan PLN, terutama dalam pengembangan pariwisata bahari, pertanian, dan peternakan di Desa Padak Guar.

“Sehingga perusahaan juga bisa menjalankan operasional kegiatannya dengan baik dan masyarakat juga menerima manfaatnya secara langsung,” katanya.

Dengan kapasitas total 100 MW, PLTU Sambelia memiliki potensi target produksi listrik tahunan sebesar 735.233 giga Watt hour (GWH) dengan peak hour 153.172 GWH dan off peak hour 582.052 GWH.

PLTU ini telah melalui sejumlah tahapan, seperti proses backfeeding atau penyaluran energi listrik tegangan tinggi dari sistem transmisi 150 kV sistem Lombok.

Dengan capaian progres pengerjaan yang hampir rampung dan beroperasi tahun ini, PLTU Sambelia menjadi proyek priortas dalam menjawab kebutuhan listrik masyarakat serta menyokong sektor pariwisata setempat. (*/r1)

Editor : Marthadi
#progres #Sambelia #pltu #Nusra #UIP #pln #Pariwisata