Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemasangan Geomembran, TPA Kebon Kongok Ditutup Sementara

Yuyun Kutari • Rabu, 3 Juli 2024 | 13:50 WIB
JAGA-JAGA: Proses pemasangan Geomembran di area landfill 2 TPAR Kebon Kongok, Lombok Barat, Selasa (2/7). (DINAS LHK NTB FOR LOMBOK POST)
JAGA-JAGA: Proses pemasangan Geomembran di area landfill 2 TPAR Kebon Kongok, Lombok Barat, Selasa (2/7). (DINAS LHK NTB FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Penutupan sementara operasional Tempat Pembuangan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok, diakibatkan adanya pengerjaan pemasangan Geomembran, yang dilakukan Dinas PUPR NTB.

”Karena pemasangan ini makanya kita tutup sementara TPA, kan nggak boleh lempar sampah dulu di sana sebelum dipasang Geomembranenya,” terang Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas PUPR NTB Lies Nurkomalasari, saat ditemui, Selasa (2/7).

Anggaran yang digelontorkan Pemprov NTB untuk pekerjaan ini mencapai Rp 200 juta.

Dijelaskannya, pemasangan Geomembran ini sangat penting bagi kelangsungan usia TPA Kebon Kongok, agar lebih lama dimanfaatkan.

Berkaca dari situasi di landfill 1, pengendalian pencemaran akibat limbah cair yang berasal dari air hujan yang menggenangi timbunan sampah, atau dikenal sebagai air lindi, harus menjadi perhatian serius.

Cairan ini mengandung konsentrasi zat organik dan anorganik yang berbahaya. Bila TPA tidak dipasangi Geomembran, maka pencemaran lindi dikhawatirkan lebih cepat meresap ke dalam tanah, sehingga mengakibatkan pencemaran air tanah yang serius di masa depan.

“Nah ini yang menjadi atensi, makanya ini segera dipasang dan proses pemasangannya juga nggak butuh waktu lama kok,” ujarnya.

Kepala Dinas LHK NTB Julmansyah mengatakan Geomembran itu terpasang di area landfill 2 TPAR Kebon Kongok seluas 13 are.

“Biar air lindinya ini tidak merembes ke tanah,” jelasnya.

Dengan adanya Geomembran tersebut, maka air lindi TPA dapat dikelola di instalasi pengolahan Lindi (IPL).

Bagaimanapun, Geomembran memegang peran penting sebagai penghalang terpenting dalam sistem anti rembesan.

Pemprov menargetkan pemasangannya berlangsung lebih cepat. Mengingat Ingat penutupan landfill 2 TPAR Kebon Kongok telah sejak tanggal 29 Juni-2 Juli.

“Kami berharap landfill bisa dibuka lagi dalam pekan ini, kalau nggak Rabu (hari ini), mungkin kamis,” kata dia.

Selama pekerjaan ini berlangsung, Julmansyah mengapresiasi kerja sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram dan DLH Lombok Barat.

“Dalam rangka antisipasi penutupan TPA, ini memang sudah dibahas berkali-kali, karena itu kami berterima kasih pada Pemkot Mataram dan Pemkab Lobar yang telah bekerja keras melakukan antisipasi penutupan Landfill ini,” tandasnya. (yun/r11)

Editor : Kimda Farida
#limbah #sampah