Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bappeda NTB Dorong Sektor Pertanian Berkelanjutan

Galih Mega Putra S • Selasa, 9 Juli 2024 | 19:50 WIB
TUNJANG PERTUMBUHAN EKONOMI: Seorang petani sedang menanam padi di sawahnya. Pemerintah akan mendorong sektor pertanian berkelanjutan melalui sistem irigasi. (IVAN/LOMBOK POST)
TUNJANG PERTUMBUHAN EKONOMI: Seorang petani sedang menanam padi di sawahnya. Pemerintah akan mendorong sektor pertanian berkelanjutan melalui sistem irigasi. (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Sektor pertanian menjadi penunjang utama dalam menjaga keselarasan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Provinsi NTB.

Mengingat posisi yang cukup strategi dalam menjaga stabilitas ekonomi ini, pemerintah menggalakkan berbagai program prioritas daerah pada sektor pertanian.

Kepala Bappeda NTB H. Iswandi mengatakan, salah satu misi NTB adalah menjaga kesinambungan pembangunan berkelanjutan.

Hal ini bisa diraih dengan mendorong sektor pertanian.

"Melalui RKPD Provinsi NTB 2025, pemprov menggalakkan berbagai program prioritas daerah pada sektor ini," jelasnya.

Upaya dalam mendorong sektor pertanian berkelanjutan ini melalui program irigasi atau Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).

Dengan program ini, akan mampu mencapai keberlanjutan sistem irigasi.

Iswandi menerangkan, pelaksanaan sistem irigasi ada yang kewenangan pemerintah pusat, provinsi, serta pemerintah kabupaten.

Sejauh ini, sudah dilaksanakan pada empat kabupaten. Yaitu Lombok Tengah, Lombok Timur, Dompu dan Kabupaten Bima.

Kepala Dinas Perkebunan dan Pertanian Provinsi NTB M. Taufieq Hidayat menambahkan, salah satu upaya mengembangkan kawasan pertanian pangan berkelanjutan, adalah dengan memanfaatkan lahan cadangan sekitar 280 ribu hektare.

Ini nanti dimanfaatkan untuk diversifikasi tanaman.

Dengan aneka ragam produksi pangan ini, NTB tidak akan terlalu bergantung pada padi dan jagung. Nantinya, pemerintah akan berupaya menyiapkan insentif kepada petani untuk mengoptimalkan produksi pada lahan tersebut untuk menanam komoditas pangan lain. (bib/r11)

Editor : Kimda Farida
#Pertanian #NTB