LombokPost-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah merampungkan kegiatan revitalisasi Terminal Tipe A Mandalika. “Alhamdulillah, semuanya sesuai rencana kami, selesai 100 persen hingga akhir tahun 2024,” terang Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kelas II NTB Ari Widi Wibowo kepada Lombok Post, Senin (30/12).
Revitalisasi total Terminal Tipe A Mandalika tahun ini menelan anggaran hingga Rp 24,3 miliar. Dana tersebut diperuntukkan dalam tiga pekerjaan utama, dengan berbagai fasilitas yang dibangun.
Mencakup pekerjaan bangunan utama, seperti fasilitas ruang tunggu penumpang indoor dan outdoor yang dilengkapi dengan taman bermain mini, pojok baca, charging station serta mesin pemurnian air.
“Berikutnya, musala, ruang kesehatan, laktasi, ruang cctv. – ruang pengelola, toilet. konter penjualan tiket, tenant indoor, ruang informasi hingga ruang VIP,” jelasnya.
Pekerjaan bangunan penunjang mencakup fasilitas pos jaga, tenant outdoor dan toilet umum, pedestrian dan kanopi, gapura serta pagar keliling. “Terakhir, pekerjaan landscape seperti parkir pengantar dan penjemput dan taman,” sambungnya.
Luas bangunan gedung Terminal Tipe A Mandalika adalah 2.600 meter persegi dan luas lahan mencapai 3 hektare, dapat menampung lebih dari 40 angkutan bus. Namun dapat bertambah atas kondisi atau momen tertentu, seperti libur natal dan tahun baru (nataru) dan lebaran. “Bisa lebih dari 40 bus, tergantung bagaimana petugas di lapangan mengaturnya,” kata dia.
Untuk kapasitas penumpang juga bertambah. Jika dilihat dari ruang tunggu, sebelumnya Terminal Tipe A Mandalika hanya mampu menampung penumpang 150-200 orang saja. Sedangkan setelah direvitalisasi, gabungan ruang tunggu indoor dan outdoor, ini dapat menampung penumpang hingga 350 orang.
Ari menegaskan Terminal Tipe A Mandalika akan resmi beroperasi di awal 2025. Namun, sebelum itu dilakukan, dalam waktu dekat Kemenhub akan melakukan rekayasa lalu lintas.
Dikatakannya, ini fase teknik transportasi yang berkaitan dengan perencanaan, perancangan, dan pengoperasian terminal bus. Rekayasa lalu lintas ditujukan untuk membantu meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Terminal Tipe A Mandalika.
“Ini sedang kami rancang dan segera kami lakukan rekayasa lalu lintas ini, sangat penting untuk melihat bagaimana bus-bus bisa keluar masuk terminal dengan aman dan lancar,” tandasnya.
Kepala Terminal Tipe A Mandalika Marthen Tanone sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat. Sesuai harapan Kemenhub, pengembangan terminal bus perlu dan terus dilakukan agar fasilitasnya semakin baik, sehingga masyarakat semakin nyaman untuk menggunakannya. (yun/r11)
Editor : Akbar Sirinawa