Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur Iqbal Optimistis Pertahankan Status Geopark Rinjani dan Tambora

Umar Wirahadi • Sabtu, 15 Maret 2025 | 12:26 WIB
PARIWISATA BERKELANJUTAN: Terlihat keindahan alam wisata Sembalun sebagai bagian dari geosite kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.
PARIWISATA BERKELANJUTAN: Terlihat keindahan alam wisata Sembalun sebagai bagian dari geosite kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

LombokPost--Geopark Rinjani sedang menyiapkan validasi kedua untuk mempertahankan status green card dari UNESCO.

Validasi itu penting agar Gunung Rinjani tetap diakui sebagai UNESCO Global Geopark.

Selain Gunung Rinjani, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga ingin Gunung Tambora di Pulau Sumbawa tetap berstatus Geopark Nasional.

Komitmen itu disampaikan Iqbal saat menerima audiensi dari Tim Geopark Rinjani dan Geopark Tambora di ruang kerja gubernur, Jumat (14/3).

"Mohon dibantu untuk menyiapkan dokumen-dokumen sebagai syarat validasi," kata Miq Iqbal, sapaan karib Gubernur Iqbal. 

Untuk mempertahankan status dua gunung ikonik di NTB itu, Miq Iqbal meminta kepada Bappeda Provinsi NTB untuk mendukung langkah Tim Geopark Rinjani dan Geopark Tambora.

Dalam aspek pariwisata berkelanjutan, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang merupakan bagian dari geosite juga diminta terus berbenah.

Salah satu kebijakan penting yang akan diterapkan adalah program zero waste trekking mulai 1 April 2025.

"Ini prinsip mendaki gunung tanpa meninggalkan sampah untuk kebersihan dan kelestarian lingkungan," papar Iqbal. 

Geoscientist Geopark Rinjani Lombok Meliawati dalam laporannya menyebut timnya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti validasi dari UNESCO.

Sejak akhir 2024, tim telah mengirim executive summary berisi ringkasan informasi penting tentang Gunung Rinjani kepada UNESCO. 

Organisasi internasional di bawah PBB itu kemudian memeriksa progress report mencakup kegiatan yang dilakukan sejak Rinjani kembali ditetapkan sebagai global geopark pada 2022 hingga 2025. 

Dalam laporan tersebut, tim UNESCO memberikan lima rekomendasi yang harus diperhatikan agar bisa mempertahankan status itu.

Di antaranya peningkatan visibilitas melalui penyediaan papan informasi atau tanda yang menunjukkan pengunjung berada di area geopark.

Lalu papan informasi menggunakan tiga bahasa. Bahasa Indonesia, daerah, dan bahasa Inggris. Rekomendasi lainnya adalah peningkatan aksesibilitas jalan, jaringan listrik, air, hingga pengelolaan sampah. 

Manajer Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani Fathul Rahman mengungkapkan tantangan utama dalam validasi kali ini adalah membuktikan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh tim penilai UNESCO pada 2022 lalu telah ditindaklanjuti dengan baik.

"Pada 2022 sudah dilakukan revalidasi. Hasilnya green card. Nah tahun ini validasi kedua. Sehingga kita berkepentingan untuk mempertahankan status green card," jelas Fathul yang ikut dalam pertemuan dengan Gubenur. (mar)

Editor : Kimda Farida
#geopark rinjani #Miq Iqbal #geopark tambora #Lalu Muhamad Iqbal