LombokPost-Sebanyak 623 orang jamaah calon haji Lombok Timur (Lotim) telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Jumlah itu sekitar 86 persen dari 722 orang jamaah yang akan berangkat 2025 ini. Artinya masih ada 99 orang saat ini belum melakukan pelunasan.
“Tinggal 14 persen yang belum menyelesaikan pelunasan. Jamah yang belum melakukan pelunasan ini terkendala berbagai faktor,” terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Lotim Makinuddin, Selasa (8/4).
Banyaknya jamah calon haji yang belum melakukan pelunasan ini, disebabkan berbagai faktor. Seperti meninggal dunia, sakit, belum istito’ah, pengunduran diri, menunggu penggabungan dengan orang tua atau pasangan dan gagal sistem.
Kata dia, Kemenag Lotim sejak tanggal 24 Maret lalu telah membuka pelunasan tahap kedua dan berakhir sampai tanggal 17 April mendatang. Tahap ini diperuntukkan bagi jamaah yang gagal sistem dan membutuhkan penggabungan dengan suami/istri. “Termasuk tahap kedua ini juga diperuntukkan bagi pendamping jamaah haji disabilitas serta dan yang mengalami kendala lainnya,” katanya.
Dijelaskan, jumlah calon jamaah haji asal Lotim yang akan berangkat tahun ini mengalami penurunan. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 1.200 orang. Penurunan ini diakui bukan karena kuota, namun karena faktor masyarakat yang mendaftar pada Februari hingga September 2012 lalu cukup sedikit .
Untuk pemberangkatan jamaah haji tahun ini, kemungkinan jamah haji Lotim akan mendapatkan pemberangkatan gelombang pertama. “Tapi kita belum bisa memastikan,” katanya.
Dirinya berharap jamaah calon haji tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan mempelajari tata cara haji. Manasik dijadwalkan untuk tingkat kabupaten pada tanggal 9-10 April 2025 dan tingkat kecamatan dimulai 13 April 2025. “Kami harap seluruh jamaah dapat mengikuti manasik dengan baik. Untuk memaksimalkan pemahaman tata cara pelaksanaan ibadah haji. Insyaallah besok pagi mulai dilakukan manasik,” tutupnya.
Terpisah, Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng) menyebut 704 orang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dari jumlah kuota 840 jamaah. “Yang sudah istitha’ah sebanyak 704 jamaah,” ucap Kepala Kemenag Loteng H Nasrulloh pada wartawan di kantor bupati, Selasa (8/4).
Pihaknya masih memberikan waktu pelunasan hingga 17 April mendatang. Jika sampai tanggal tersebut belum ada jamaah yang melunasi, kemungkinan besar akan diganti dengan cadangan yang telah melunasi atau memenuhi persyaratan istitha’ah. “Tapi nanti kita lihat lagi, sebab untuk perpanjangan pelunasan biaya haji tidak mungkin,” cetusnya.
Tidak mungkin dilakukan karena jamaah asal Loteng akan berangkat pada tanggal 1 Mei nanti. Artinya, Provinsi NTB masuk pada gelombang pertama menuju Tanah Suci Mekkah. Sebab itu, pada kegiatan manasik haji tingkat kabupaten yang dilakukan hari ini difokuskan kepada para jamaah yang telah melunasi BPIH. “Besok (hari ini, Red) manasik haji tingkat kabupaten di Masjid Agung Praya dengan prioritas jamaah yang telah lunas,” kata Nasrulloh.
Apa penyebab belum ada pelunasan ibadah haji, kemungkinan dananya belum tersedia. Selain itu masih ada jamaah belum dinyatakan istitha’ah oleh dinas kesehatan yang menyatakan jamaah tersebut sehat secara jasmani dan rohani.
Namun ia meyakini ratusan jamaah segera melunasi biaya haji sebesar Rp 56 juta tersebut. “Insyaallah ada jamaah segera lunasi ya, Kemenag tetap lakukan komunikasi,” ucap dia. (par/ewi/r6)
Editor : Prihadi Zoldic