LombokPost-Perhimpunan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menjalin kerja sama solid dengan Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram) dan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, untuk menyukseskan Dharma Santi Nyepi Caka 1947 tingkat nasional.
Acara itu berlangsung di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, pada Sabtu malam (19/4).
Dharma Santi Nyepi, puncak perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu, dihadiri sejumlah tokoh penting.
Di antaranya Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Walikota Mataram Mohan Roliskana, Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi, serta tokoh umat Hindu dan pengusaha ternama Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna).
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara nasional ini, PHDI NTB yang dipimpin I Wayan Karioka menggandeng tim medis profesional dari RS Unram dan RSUP NTB. Dr. dr. Anak Agung Ayu Niti Wedayani, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram, dipercaya mengoordinasi tim kesehatan.
Tim medis ini terdiri dari dokter dan perawat berkompetensi dalam kegawatdaruratan, seperti pelatihan ATLS (Advanced Trauma Life Support), ACLS (Advanced Cardiac Life Support), BTCLS (Basic Trauma and Cardiac Life Support), serta penanganan Code Blue (henti jantung atau napas).
Unit ambulans dari kedua rumah sakit juga disiagakan di lokasi acara.
Tim kesehatan ditempatkan di ruang VIP untuk mengantisipasi kemungkinan kegawatdaruratan medis.
Berkat persiapan matang dan sinergi yang baik, acara Dharma Santi Nyepi Caka 1947 berjalan sukses tanpa insiden medis darurat, penggunaan obat emergency, atau aktivasi Code Blue.
"Persiapan yang matang adalah kunci kesuksesan sebuah acara," ungkap Dr dr Anak Agung Ayu Niti Wedayani, usai acara.
Baca Juga: TPST Sandubaya Belum Bisa Diandalkan, Solusinya Apa?
Pernyataan ini mencerminkan komitmen PHDI NTB, RS UNRAM, dan RSUP NTB dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu dan peserta Dharma Santi.
Kesuksesan acara ini juga menunjukkan sinergi positif antara organisasi keagamaan dan institusi kesehatan dalam mendukung kelancaran acara besar di NTB. (nur/r7)
Editor : Kimda Farida