LombokPost – Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan total 11 sapi kurban kepada masyarakat NTB untuk Idul Adha 1446 H.
Sapi kurban bantuan presiden adalah program penyaluran hewan kurban, berupa sapi, dari Presiden RI kepada masyarakat di berbagai daerah menjelang Idul Adha.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu, untuk turut merayakan Idul Adha dengan berkurban.
Kepala Biro Kesra Setda NTB H Sahnan mengungkapkan jumlah sapi kurban yang diterima pemprov lebih banyak, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau sebelumnya hanya satu ekor sapi kurban dan itu untuk provinsi saja, namun sekarang berbeda,” terangnya, Jumat (16/5).
Tahun ini, 10 kabupaten dan kota di NTB juga menerima sapi kurban dari presiden dan masing-masing mendapatkan satu ekor.
“Jadi satu ekor untuk Pemprov NTB, dan 10 ekor dibagi masing-masing ke 10 kabupaten dan kota,” jelasnya.
Untuk penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo, pihak Biro Kesra Setda NTB bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB.
Perannya dibagi, Biro Kesra Setda NTB bertugas untuk pembagiannya. Saat ini pihaknya sedang mendata masjid mana yang akan mendapatkan sapi kurban Presiden Prabowo.
“Kami yang mencarikan masjid mana yang akan dapat di semua kabupaten dan kota, dimana alamatnya termasuk pengurus masjid. Sapi bantuan Presiden ini harus sudah ada masjidnya, pemetaan sudah kami mulai dari seminggu yang lalu,” papar Sahnan.
Sementara itu, Disnakeswan NTB bertugas mencari sapi, dengan bobot minimal 1 ton di antara para peternak-peternak sapi Bumi Gora.
“Bersumber dari dalam daerah,” kata dia.
Di tingkat daerah, penyaluran sapi kurban dari presiden biasanya dikoordinasikan oleh pemerintah daerah setempat dan bekerja sama dengan masjid atau panitia kurban.
Teknis pembagian daging kurban kepada masyarakat diserahkan kepada pemerintah daerah dan takmirul masjid setempat.
Berkaitan dengan pemantapan penyaluran sapi kurban Presiden Prabowo, direncanakan pada 21 Mei mendatang, Pemprov NTB akan mengadakan rapat koordinasi secara virtual dengan Kantor Sekretariat Presiden.
“Data-data yang ada kami sampaikan ke pihak Sekretariat Presiden,” jelas Sahnan.
Setelah itu, dilakukan kunjungan lapangan oleh tim terkait, untuk memastikan terpenuhinya syarat hewan kurban, sesuai syariat agama Islam dan dari sisi kesehatannya.
“Semuanya diperhatikan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) NTB juga turut menghimpun hewan kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Sama seperti tahun sebelumnya, Sahnan mengatakan pihaknya akan bersurat ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB, BUMD hingga BUMN untuk menghimpun hewan kurban.
“Lokasi pengumpulannya di secretariat Islamic Center, dan kami akan mulai menghimpun hewan kurban itu dari tanggal 1 sampai 5 Juni,” ujar Sahnan.
Pengumpulan hewan kurban ditargetkan 30 ekor sapi, dan kambing di atas 100 ekor. Untuk pendistribusian hewan kurban akan dilakukan sehari sebelum perayaan Idul Adha 1446 H. (yun)
Editor : Kimda Farida