Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KOCAK TAPI NGENA! Celetukan Ali BD Bila Pulau Lombok Jadi Provinsi, Mana Menurutmu Harus Jadi Prioritas?

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 23 Mei 2025 | 10:33 WIB

KOCAK TAPI NGENA! Celetukan Ali BD Bila Pulau Lombok Jadi Provinsi, mana yang harus jadi prioritas.
KOCAK TAPI NGENA! Celetukan Ali BD Bila Pulau Lombok Jadi Provinsi, mana yang harus jadi prioritas.

 

LombokPost - Celetukan Ali BD kembali menyita perhatian publik.

Dalam sebuah unggahan yang kini viral, Ali BD menyentil kondisi masyarakat Sasak jika suatu hari nanti Lombok resmi menjadi provinsi sendiri.

Pengungkapannya memicu beragam reaksi, terutama seputar budaya, ekonomi, dan gaya hidup yang dianggap belum siap jika dibandingkan dengan Provinsi Bali di sebelah barat dan Provinsi Sumbawa di sebelah timur.

Baca Juga: Diperiksa Jaksa, Mantan Bupati Lombok Timur Ali BD Klaim Jual Beli Lahan Sirkuit MXGP Samota Tak Bermasalah

“Orang Sasak Lombok, setelah menjadi provinsi harus melakukan berbagai perubahan,” tegas Ali BD dalam unggahan akun pribadinya di Facebook Ali Bin Dachlan seperti dikutip, Jumat (23/5/2025).

Menurut Ali BD, ada sederet hal yang harus dibenahi masyarakat Provinsi Lombok nanti, mulai dari tradisi nyongkolan yang terlalu panjang, hingga soal kemiskinan yang masih membelit banyak warga.

Celetukan Ali BD yang menyindir barisan panjang nyongkolan dinilai menyentil, namun tak sedikit yang membayangkan realistis. “Kurangi panjang barisan nyongkolan,” tulisnya.

 Baca Juga: Jaksa Panggil Mantan Bupati Ali BD Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan MXGP Samota

Ia juga menyoroti ukuran Gendang beleq yang terlalu besar. “Agar mudah diangkat dan disimpan,” urainya.

Tak berhenti di situ, Ali BD juga menyentil soal gaya hidup konsumtif masyarakat.

Ia mendorong warga Provinsi Lombok untuk lebih banyak menabung, mengurangi pesta, dan mengirim tenaga kerja ke luar negeri demi membantu devisa dan mengurangi kemiskinan.

Jika pemekaran Lombok dan Sumbawa disetujui, menurutnya, Provinsi Lombok tak bisa terus-menerus membandingkan diri secara emosional dengan Provinsi Bali.

"Agar tidak terlalu ketinggalan," celetuk Ali BD dalam gaya khasnya.

 Baca Juga: Kembali Bertemu Ali BD, Lalu Iqbal Samakan Pandangan untuk Membangun NTB

Beberapa poin penting dalam gagasan Ali BD:

- Kurangi panjang barisan nyongkolan

- Kecilkan ukuran gendang beleq

- Kirim lebih banyak TKI dan TKW

- Masyarakat diajak hidup hemat

- Dirikan lembaga keuangan merakyat

- Ustaz lokal diperbanyak ekspor dakwahnya

- Cari pemimpin yang hidup bersama rakyat miskin, bukan yang hanya pandai pencitraan.

Baca Juga: Dukung Percepatan Pembentukan PPS, Ini Yang Dilakukan DPRD NTB

Kenyatanya banyak yang mulai membayangkan, jika Provinsi Lombok lahir dengan disetujuinya pemekaran pulau Sumbawa, apakah sudah benar-benar siap bersaing dengan Provinsi Bali dan Provinsi Sumbawa?

Postingan Ali BD ini mengundang tanggapan kocak netizen lainnya.

Nabil Yoeby langsung menanggapi serius dengan menulis, “Ayahanda. Satu kata 'kita siap',".

Baca Juga: Bukan Hanya PPS, 8 Kecamatan di Lombok Timur ini Berencana Membuat Kabupaten Baru di NTB, ini Nama Baru dan Daftarnya…

Komentar lainnya dari Ish Kelayu, yang menuliskan nada semi-sarkas:

“Sukses TIEM provinsi,, gubernur, birokrat tambah banyak,,, semoga aku kedaerahan tidak mencuat," 

Lalu M Husni Ansyori, yang secara serius tapi menggelitik mengusulkan perubahan gaya hidup jika Provinsi Lombok benar-benar terbentuk. Dalam komentarnya ia menulis:

"Mengurangi pelihara kucing, mengganti haiwan piaraan yg lebih produktif, ekonomis dan bisa dikonsumsi. Menghemat tanah kuburan dengan memasukkan zat biologi pengurai ke liang lahat agar jasad cepat terurai dan isinya cepat diganti.” tulisnya.

 

Editor : Kimda Farida
#Kocak dan Seru! #netizen #ali bd #Provinsi Pulau Sumbawa #Nyongkolan #Lombok