Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hadiri Acara HUT Ke-90 Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Gubernur NTB Miq Iqbal Tekankan Ini

Marthadi • Senin, 9 Juni 2025 | 23:47 WIB

Gubernur NTB Miq Iqbal saat menghadiri acara HUT ke-90 Gereja St. Maria Immaculata.
Gubernur NTB Miq Iqbal saat menghadiri acara HUT ke-90 Gereja St. Maria Immaculata.
LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-90 Gereja Katolik Santa Maria Immaculata Mataram, Senin (9/6).

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini menekankan pentingnya merawat toleransi NTB yang telah tumbuh sejak abad ke-17.

Miq Iqbal mengatakan, oleransi di NTB bukan hal baru. Sejak abad ke-17, umat Islam, Kristen, Buddha, dan Hindu telah hidup berdampingan di Kota Mataram dan wilayah lainnya secara damai.

Baca Juga: Tol Laut di NTB Belum Balance Product, Keterisian Barang Masuk dan Keluar Tak Seimbang

"Di Ampenan, kelenteng dan vihara berdiri di Kampung Arab. Ini bukti nyata bahwa kerukunan umat beragama NTB sudah mengakar," ujar Miq Iqbal.

Kehadiran gubernur NTB dalam HUT ke-90 Gereja Katolik St. Maria Immaculata menandai pentingnya posisi gereja ini dalam sejarah daerah.

"Usia gereja ini bahkan lebih tua dari Provinsi NTB, dan lebih tua dari Republik Indonesia. Ini simbol toleransi NTB yang telah lama hadir," ujarnya disambut tepuk tangan jemaat.

Baca Juga: Prediksi Tujuh Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret Patrick Kluivert saat Laga Melawan Jepang, Jay Idzes Paling Terancam

Gubernur NTB Miq Iqbal juga mengingatkan bahwa umat Katolik adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat NTB.

"Jangan pernah merasa sebagai tamu. Kita semua bagian dari NTB. Kita indah bukan karena satu warna, tetapi karena banyak warna. Mari bersatu dalam keberagaman," katanya.

Tak hanya itu, gubernur NTB juga mengajak seluruh umat beragama, termasuk jemaat Paroki Mataram, untuk terus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Baca Juga: Jepang vs Indonesia: Laga Formalitas Rasa Final, Kluivert Siapkan Kejutan!

Toleransi antar umat beragama harus menjadi kekuatan bersama menuju NTB Gemilang.

Sementara itu, Pastor Paroki Mataram Romo Martinus Emanuel Ano menyampaikan bahwa HUT ke-90 ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi akan tanggung jawab sosial dan spiritual.

"Jangan bertanya apa yang telah daerah berikan kepada kita, tetapi tanyakan apa yang sudah kita lakukan untuk daerah tercinta ini," kata Romo Martinus.

Baca Juga: Jelang Jepang vs Indonesia, Eric Thohir Sebut Pokemon, Warganet Terbelah

Ia juga mengajak umat agar tidak bosan menceritakan kepada orang luar bahwa toleransi NTB adalah nyata.

"Mari terus sebarkan kabar baik tentang kerukunan umat beragama NTB. Ini aset penting yang tak dimiliki semua daerah," tutupnya.

Acara HUT Gereja Katolik St. Maria Immaculata ini menjadi pengingat bahwa kerukunan umat beragama di NTB adalah kekuatan bersama. Dengan toleransi dan keberagaman, NTB terus menjadi contoh harmoni antarumat beragama di Indonesia. (*)

Editor : Marthadi
#Paroki Mataram #toleransi #Gubernur NTB #Miq Iqbal #gereja katolik