Lombok Post - Panitia penyelenggara Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 di NTB, menargetkan 15 ribu peserta berpartisipasi.
“Mudah-mudahan mencapai target ya,” harap Plh Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal, Rabu (2/7).
Dari perhelatan gawe besar ini, pemprov juga berharap adanya multiplier effect. Contoh kecil dari segi penginapan misalnya, ini tentu saja menjadi angin segar bagi industri perhotelan.
Panitia sendiri telah mempersiapkan 38 venue untuk penyelenggaran Fornas VIII 2025. Tersebar di berbagai penjuru Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Mereka bisa memanfaatkan akomodasi di Mataram, termasuk di wilayah Senggigi dan Mandalika, serta daerah lainnya,” jelasnya.
Dampak lain, peserta kegiatan pasti butuh suvenir dan merchandise. Selain sebagai kenang-kenangan, buah tangan yang akan dibeli juga bisa menjadi alat branding dan penguat pengalaman yang berkunjung.
“Semua itu kita harapkan bisa datang dari dalam daerah,” ujar pria yang juga asisten II Setda NTB ini.
Di sisi lain, kesepakatan pemprov dengan pihak penyelenggara, agar berbagai kebutuhan properti dalam mendukung event ini, 90 persen dari dalam daerah.
“Adapun item yang diproduksi di luar hanya yang tidak tersedia di NTB,” tegasnya.
Perputaran ekonomi juga diyakini terjadi untuk transportasi. Mobilisasi peserta di samping yang difasilitasi oleh panitia dan pemerintah, juga ada yang menggunakan transportasi publik.
“Misalnya transportasi daring, ini artinya ada perputaran ekonomi di tengah-tengah masyarakat kita,” tandasnya.
Selain kegiatan utama Fornas, ini juga menjadi ajang promosi pariwisata. Peserta dan pengunjung kemungkinan besar akan meluangkan waktu untuk berwisata ke sejumlah destinasi unggulan NTB.
“Ini akan meningkatkan kunjungan ke tempat wisata, restoran, toko oleh-oleh, dan penyedia jasa pariwisata lainnya, kami berharap banyak dari Fornas ini,” pungkasnya.
Ketua Panitia Pelaksana Fornas VIII NTB Nauvar Furqoni Farinduan mengungkapkan tidak menggunakan event organizer (EO). Sebagai gantinya, panitia melibatkan belasan tenaga profesional yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan event olahraga skala nasional maupun internasional seperti Asian Games.
Editor : Akbar Sirinawa