Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ade Lativa Fitri Lolos Program Kemenpora RI ke Jepang, Soroti Isu Iklim dan Gender

Pujo Nugroho • Minggu, 13 Juli 2025 | 10:58 WIB

 

Ade Lativa Fitri (dua dari kiri) saat bertemu Sekretaris Dispora NTB Hj Asnirawati (kanan) didampingi Kabid Pemberdayaan Daya Saing Kepemudaan Tarmidzi dan Jafung Heny Indu.
Ade Lativa Fitri (dua dari kiri) saat bertemu Sekretaris Dispora NTB Hj Asnirawati (kanan) didampingi Kabid Pemberdayaan Daya Saing Kepemudaan Tarmidzi dan Jafung Heny Indu.

 

LombokPost - Kabar gembira datang dari NTB. Setelah melalui seleksi nasional yang ketat, Ade Lativa Fitri, salah satu putri terbaik dari NTB, berhasil mengamankan tempat sebagai delegasi Indonesia dalam program bergengsi Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) Tahun 2025. Ini merupakan bagian dari Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Seleksi Calon Peserta PPAN 2025 yang diselenggarakan Kemenpora RI telah rampung pada 11 Juli lalu, dan hasilnya, hanya 16 peserta dari 16 provinsi yang beruntung terpilih untuk menjadi duta bangsa. Salah satu nama yang bersinar terang adalah Ade Lativa Fitri dari NTB.

Keberhasilan Ade Lativa Fitri ini menunjukkan kualitas dan potensi pemuda-pemudi NTB yang mampu bersaing di kancah internasional.

Ade Lativa Fitri, yang akrab disapa Adel, mengungkapkan isu pilihannya dalam program SSEAYP ini. Dari delapan isu yang ditawarkan, ia memilih isu Climate Change Action and Sustainable Energy.

Adel percaya bahwa isu perubahan iklim dan energi berkelanjutan memiliki keterikatan yang erat dengan kesetaraan gender.

"Secara umum, perubahan iklim menyebabkan kemiskinan. Dan kemiskinan adalah penyebab utama terjadinya perkawinan anak yang lebih banyak merugikan anak perempuan," ungkapnya.

Adel berharap dapat memanfaatkan program PPAN Kemenpora RI 2025 ini sebagai wadah untuk belajar lebih lanjut tentang perspektif global terhadap perubahan iklim dan energi berkelanjutan.

Ia juga memiliki misi mulia untuk mendorong anak muda dari berbagai negara yang terlibat agar mulai memasukkan perspektif gender dalam proses diskusi dan perencanaan aksi terkait isu tersebut. Ini menunjukkan visi jauh ke depan dari Ade Lativa Fitri dalam membawa isu penting ke tingkat internasional.

Sebelum berangkat ke Jepang, Adel sempat berbagi cerita tentang pengalamannya selama melalui proses seleksi PPAN 2025. Ia mengaku program ini memiliki proses seleksi yang sangat komprehensif dalam menilai para peserta, sekaligus menguji dan melatih kemampuan berpikir, berkolaborasi, dan kepemimpinannya. Dedikasi Ade Lativa Fitri dalam menjalani proses seleksi ini patut diacungi jempol.

Adel juga telah bertemu dengan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, termasuk Sekretaris Dinas, Drs. Hj. Asnirawati M.Si, yang didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Daya Saing Kepemudaan Tarmidzi, serta Jafung Heny Indu.

Baca Juga: Puluhan Pemuda NTB Berebut Tiket Pertukaran ke Luar Negeri

Penerimaan ini menjadi bentuk dukungan dan restu dari pemerintah daerah terhadap kiprah internasional Ade Lativa Fitri. Dalam pertemuan tersebut, Adel menyampaikan banyak pesan dan kesan, sekaligus ungkapan terima kasih atas wejangan dan nasihat yang diberikan Dispora NTB. Ia akan segera bertolak ke Jepang pada akhir tahun 2025 untuk memulai petualangan dalam Program PPAN Kemenpora RI 2025 ini.

Sekretaris Dispora NTB Asnirawati tak lupa memberikan pesan motivasi kepada Ade Lativa Fitri.

"Selamat untuk Ananda Adel, jaga kesehatan, tetap semangat dan selalu bawa harum nama NTB dan Indonesia," pungkasnya.

Semoga perjalanan Ade Lativa Fitri sukses dan membawa inspirasi bagi pemuda NTB lainnya. (puj)

Editor : Pujo Nugroho
#Dispora NTB #PPAN Kemenpora RI 2025 #SSEAYP 2025 #Pertukaran Pemuda Antar Negara #Ade Lativa Fitri