LombokPost –Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB 2025 makin panas. Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) siap mengambil alih panggung utama, menyuguhkan semangat olahraga rekreasi dan kebugaran yang luar biasa.
Berbagai perlombaan dari PORPI dipastikan akan menambah semarak ajang FORNAS VIII NTB 2025 yang sangat dinanti ini, dengan ribuan pegiat senam siap beraksi.
"Saya lihat semua pegiat dari yang muda hingga yang tua sangat semangat mengikuti FORNAS ini," ujar Ketua Pelaksana Senam PORPI, Olih Liliawati, Rabu (30/7).
Olih menjelaskan, lomba senam PORPI di FORNAS VIII NTB 2025 diikuti oleh 23 provinsi, meliputi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Kemudian Jogjakarta, NTB, Bali, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
"Untuk beregu ada 33 tim yang akan bersaing. Sedangkan dari sektor perorangan ada 242 peserta," katanya, menunjukkan betapa besar animo pegiat PORPI di seluruh Indonesia untuk FORNAS VIII NTB 2025.
Olih juga menekankan semangat persahabatan, "Kalah menang semua senang dan tetap sportif. Mohon maaf kalau dalam pelaksanaan ada yang kurang," imbuh Olih.
Sementara itu, Ketua Pengnas PORPI, Perdaningrum Yuliarti, berharap melalui FORNAS VIII NTB 2025, nama PORPI semakin besar dan dikenal di seluruh Indonesia. "Sampai sekarang PORPI sudah ada 29 provinsi di Indonesia," cetusnya.
Menurut Perdaningrum, hal yang membuatnya bangga adalah antusiasme dan semangat seluruh pegiat, karena FORNAS VIII NTB 2025 dilakukan secara mandiri namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk berpartisipasi dalam senam PORPI.
Sekretaris Panlak FORNAS VIII NTB 2025, Sri Budi Hastuti Yani, menambahkan bahwa inorga PORPI masuk dalam 10 besar Inorga dengan peserta terbanyak di FORNAS.
"Ini menunjukkan semangat yang kuat dari seluruh pegiatnya di seluruh Indonesia," katanya.
Yani juga mengingatkan para pegiat untuk tetap menjaga silaturahmi selama mengikuti FORNAS dan tidak melewatkan kesempatan berwisata untuk menikmati spot wisata dan kuliner khas Lombok. Ini adalah kesempatan emas bagi para pegiat PORPI untuk menikmati NTB. (puj)
Editor : Pujo Nugroho