Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

FORNAS VIII NTB Jadi Ajang Promosi Makanan, Produk dan Pariwisata NTB, Semua UMKM Ketiban Rezeki

Rosmayanthi • Kamis, 31 Juli 2025 | 06:54 WIB

FORNAS VIII NTB menjadi ajang promosi makanan, produk dan pariwisata NTB, semua UMKM ketiban rezeki nomplok.
FORNAS VIII NTB menjadi ajang promosi makanan, produk dan pariwisata NTB, semua UMKM ketiban rezeki nomplok.
LombokPost - Geliat ekonomi mayarakat sangat terasa sejak berlangsung Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tak hanya para pengusaha besar, para UMKM juga ketiban rizqi nomplok dari event FORNAS. Terutama UMKM yang berada disekitar venue tempat perlombaan cabang-cabang Inorga.

Para UMKM ini membuka stand yang menjual makanan dan minuman serta pernak pernik oleh-oleh FORNAS seperti kaos, topi, pakaian olahraga hingga mutiara dan cindramata khas Lombok lainnya.

 Baca Juga: Wagub NTB Gaungkan Semangat Kebersamaan di FORNAS VIII 2025

Disisi lain, melihat jumlah jasa akomodasi dan transportasi yang digunakan 20 ribu lebih peserta FORNAS, maka diperkirakan NTB mengalami perputaran ekonomi lebih dari Rp 250 miliar. Belum lagi lapangan pekerjaan yang tercipta untuk membantu pelaksaan FORNAS yang mencapai 9.800 posisi.

Ya, FORNAS akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan, terutama pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), akomodasi, transportasi dan kuliner. Mereka menjadi kebanjiran pesanan karena pihak panitia FORNAS menggunakan jasa UMKMdl dalam menyiapkan semua kebutuhan peserta.

FORNAS diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sport tourism dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. 

 Baca Juga: Semangat Senam PORPI Membludak di FORNAS VIII NTB 2025, 23 Provinsi Turun Arena

FORNAS memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan dan peningkatan permintaan transportasi lokal untuk mobilitas peserta dan pengunjung.

Bisnis kuliner baik skala besar maupun kecil, akan merasakan peningkatan penjualan selama acara berlangsung dan ratusan lapangan kerja temporer tercipta selama pelaksanaan FORNAS VIII NTB, terutama untuk mendukung logistik dan infrastruktur pendukung.

Sektor akomodasi diperkirakan menyumbang Rp 30 miliar, makanan dan minuman Rp 21 miliar, transportasi lokal Rp 10 miliar, serta belanja oleh-oleh Rp 6 miliar, dan masih banyak yang lain.

 Baca Juga: Rafka, Siswa MAN Lombok Barat Sabet Medali Emas Inorga Karate di FORNAS VIII

Sekitar 90 persen kebutuhan logistik dan venue dipasok dari pelaku usaha lokal, sehingga menciptakan ratusan lapangan kerja temporer dan mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai sektor.

Pemerintah daerah NTB dan penyelenggara juga menghimbau agar pelaku usaha tidak menaikkan harga secara berlebihan alias aji mumpung agar dampak ekonomi yang berkelanjutan dapat dirasakan oleh masyarakat. 

Secara keseluruhan, FORNAS VIII NTB diharapkan menjadi momentum penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM serta sektor-sektor terkait lainnya. Alhamdulillah.

Editor : Siti Aeny Maryam
#UMKM #Fornas #Ekonomi #rezeki #Pariwisata