Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Teluk Saleh Bakal Jadi Surga Baru Hiu Paus, Ini Langkah Awalnya

Marthadi • Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:38 WIB

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola (tiga dari kanan) hadir dalam rapat pembentukan kawasan konservasi yang digelar di Villa Aqila, Kabupaten Sumbawa, Rabu (27/8).
Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola (tiga dari kanan) hadir dalam rapat pembentukan kawasan konservasi yang digelar di Villa Aqila, Kabupaten Sumbawa, Rabu (27/8).
LombokPost - Teluk Saleh segera ditetapkan sebagai kawasan konservasi hiu paus.

Komitmen ini ditegaskan dalam rapat pembentukan kawasan konservasi yang digelar di Villa Aqila, Kabupaten Sumbawa, Rabu (27/8).

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola hadir dalam rapat tersebut.

Pertemuan juga melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTB, BLUD UPTD BPSDKP Wilayah Bima-Dompu dan Sumbawa-Sumbawa Barat, DKP Kabupaten Dompu, DKP Kabupaten Sumbawa, pemerintah desa, Forum Pokmaswas Teluk Saleh, kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas), serta aliansi nelayan.

Menurut Kombes Boy Samola, sapaan, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, hiu paus bukan hanya aset ekologi, tetapi juga bernilai tinggi untuk pariwisata berkelanjutan.

“Hiu paus adalah sahabat laut kita. Konservasi ini penting untuk menjaga ekosistem sekaligus masa depan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Ia memastikan Polairud Polda NTB siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat pengawasan laut.

Selain penegakan hukum, Polairud juga fokus pada edukasi agar masyarakat ikut menjaga lautnya sendiri.

Rapat ini menjadi langkah awal menuju penetapan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi hiu paus.

Dengan kolaborasi lintas sektor, perlindungan biota laut diharapkan memberi manfaat nyata bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : Marthadi
#Teluk Saleh #polairud #hiu paus #ekosistem laut #Pariwisata